Crowdo Ajak 120 Pelaku Usaha Untuk Tingkatkan Kompetensi

Setelah meluncurkan fitur yang mendukung digitalisasi supply chain management, Crowdo terus bergerak menjalankan misinya untuk memberikan manfaat kepada pelaku usaha dengan melaksanakan acara virtual perdananya pada 31 Agustus 2021 bertema “Digitalisasi Bantu Bisnismu Lebih Maju” untuk berbagi pengetahuan dan memahami bagaimana praktik terbaik dalam melakukan digitalisasi dalam bisnis.

Kegiatan ini diikuti  120 pelaku usaha dari 30 provinsi dengan berbagai macam kategori usaha yang menghadirkan Daniel Silalahi, CCO Crowdo Indonesia dan Ricky Conrad, entrepreneur juga influencer dengan ratusan ribu pengikut di kanal Youtube-nya.

Pandemi ini merupakan masa terberat bagi beberapa sektor usaha untuk tetap bisa bertahan. Satu hal yang dapat dilakukan adalah pelaku usaha harus cepat beradaptasi agar semua aktivitas bisnisnya dapat terus berjalan sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini.

Daniel Silalahi sebagai salah satu pembicara dalam diskusi ini mengatakan, tahap awal yang bisa dilakukan pelaku usaha, yaitu dengan mengelola faktur dan purchace order secara digital agar seluruh transaksi lebih cepat, terintegrasi dan terukur sehingga transparan dalam pencatatannya.

”Hasil survei yang dilakukan Crowdo, 65% pelaku usaha masih melakukan kegiatan mengelola faktur secara manual, bahkan sebagian belum bisa membedakan fungsi dari kwitansi dan faktur padahal penggunaan keduanya cukup berbeda.  Kebiasaan ini tentunya harus mulai ditinggalkan karena akan menyulitkan pelaku bisnis untuk bisa melakukan analisa keuangannya dengan baik karena belum terintegrasi satu sama lain,” ujar Daniel.

Pada kesempatan ini juga disampaikan bahwa penggunaan platform Crowdo dapat mendukung pelaku usaha menerapkan prinsip prinsip ESG (Environmental, Social, Government) dalam mengelola bisnis mereka. ESG menjadi prioritas yang semakin penting bagi perusahaan multinasional, dengan penerapan digitalisasi dalam supply chain diharapkan dapat membantu pelaku usaha untuk dapat patuh terhadap aturan yang ada. Misalnya, dengan melakukan operasional bisnis secara online dan digital perusahaan  dapat mempertahankan tingkat standar Kesehatan,keselamatan publik dan karyawan yang lebih tinggi,dimana saat ini penting dilakukan untuk mendukung pembatasan kegiatan masyarakat selama masa pandemi.

Di era digitalisasi Ricky Conrad menjelaskan, sebaiknya pelaku usaha harusnya sudah mulai menyadari bahwa pandemi ini merupakan peluang bagi para pelaku usaha untuk dapat meningkatkan kompetensinya dengan memanfaatkan fasilitas digital yang ada. Lebih jauh, Ricky menyampaikan hampir semua kebutuhan masyarakat terlayani dengan adanya digitalisasi. Peluang ini harusnya kita ambil untuk membuka cara baru agar kita bisa bertahan bahkan bisa lebih maju. “Peluang ini sudah terbuka dengan adanya platform yang dimiliki Crowdo yang memudahkan pelaku usaha membuat invoice secara digital agar terintegrasi sehingga lebih mudah pengirimannya dan juga teroganisir dengan baik,” saran Ricky.

Menurut CEO Crowdo Group, Reona Shimada, peran pelaku usaha merupakan backbone bagi perekonomian Indonesia dan masih potensial untuk dikembangkan. Untuk itu kami hadir memberikan solusi kepada para pelaku usaha tidak hanya dalam sebuah platform namun juga aspek edukasi melalui wadah komunitas pelaku usaha seperti kegiatan ini.

“Kami berharap diskusi ini bisa menjadi sarana komunikasi bagi pelaku usaha agar semakin banyak mendapatkan pengetahuan mengenai tema yang masih kurang di bahas di dunia bisnis,” ucap Reona seraya berharap kegiatan ini dapat rutin dilaksanakan dengan topik yang semakin menarik  dan sesuai dengan kebutuhan para pelaku usaha.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)