Dailybox Bawa Jengkol Naik Kelas | SWA.co.id

Dailybox Bawa Jengkol Naik Kelas

Menu Semur Jengkol Ningrat sudah dapat dibeli di gerai dan platform digital Dailybox seperti GrabFood, GoFood dan ShopeeFood, di seluruh Indonesia. (Foto: Vina Anggita)

Kabar baik bagi para pecinta jengkol. Pasalnya, jengkol yang biasanya ditemukan eksklusif di warung tegal, kini bisa dinikmati melalui layanan pesan antar makanan online dalam bentuk rice box. Menu yang diberi nama Semur Jengkol Ningrat ini merupakan kolaborasi teranyar start-up restoran online multi-brand, Dailybox dengan Ibu Yanti, seorang pengusaha UMKM kuliner di Jakarta. Ini kolaborasi kedua mereka setelah memperkenalkan Ayam Geprek Sambal Nagih pada Juni lalu.

Kelvin Subowo, Co-founder Dailybox menyampaikan, kepopuleran jengkol di Indonesia merupakan alasan Dailybox menghadirkan kuliner khas Betawi ini. Terlebih saat ini, demand terhadap jengkol cukup tinggi di pasar. Juni lalu, harga jengkol meroket naik 3-4 kali lipat di pasar. Harga satu kilogram jengkol sempat menembus Rp 80.000/kg, lebih mahal daripada harga satu ekor ayam.

"Kami percaya ada demand di luar sana ketika orang berkata kenapa jualan jengkol, jawabannya kan kenapa tidak. Karena pertama tidak ada yang tidak tahu jengkol, semua tahu. Dan harganya bisa naik, ini membuktikan jengkol banyak peminatnya,” ujar Kelvin dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (15/10/2021).

Dengan Rp 25.000, lanjut Kelvin, konsumen akan mendapatkan seporsi semur jengkol yang dimasak dengan rempah-rempah Indonesia dan kecap manis, telur dadar, tempe goreng dilengkapi dengan irisan timur segar dan nasi yang pulen. Meski terlihat praktis dan sederhana, tetapi pembuatannya tidak sesederhana yang dibayangkan.

Chef Arcad Fadillah, Corporate Executive Chef Dailybox mengatakan, Semur Jengkol Ningrat adalah salah satu menu yang lahir di R&D Kitchen Dailybox setelah melalui proses yang panjang. Prosesnya mulai dari formulasi resep, pembuatan prototipe sampai pengujian rasa dan ketahanan. Serangkaian treatment juga harus dilalui sebelum menu ini resmi diperkenalkan kepada konsumen.

"Tim dapur Dailybox setidaknya membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk menyempurnakan Semur Jengkol Ningrat. Mulai dari pembuatan prototipe, uji organoleptik di R&D Kitchen hingga proses trial masak dalam porsi besar di Central Kitchen untuk uji rasa dan ketahanan,” kata Arcad.

Dailybox juga menerapkan standar keamanan pangan atau food safety yang ketat baik di dapur maupun di semua gerai. Chef Arcad menjelaskan, keamanan pangan mengatur berbagai hal. Mulai dari pemilihan dan penerimaan bahan baku, harus memastikan penerimaan dan penyimpanan dengan suhu yang tepat. Saat persiapan memasak, penggunaan alat masak harus diperhatikan agar tidak terjadi cross contamination. Saat memasak, produk olahan harus mencapai titik didih sempurna untuk menghindari tumbuhnya bakteri peracun meskipun makanan telah dimasak.

Tidak hanya itu, makanan Dailybox juga harus melalui proses pendinginan dan dikemas dengan kemasan vakum agar tetap higienis ketika didistribusikan ke 120 gerai Dailybox di Indonesia. Selanjutnya, tim Dailybox di masing-masing gerai wajib menggunakan peralatan yang higienis, seperti sarung tangan food-grade, masker dan celemek, dan menyajikan makanan sesuai dengan suhu dan cara yang telah ditentukan.

Berdiri pada 2018, Dailybox menyajikan comfort food yang praktis dalam bentuk rice box. Menu-menu Dailybox mengkreasikan nasi dengan lauk-pauk bercita rasa lokal dan internasional. Hingga September 2021, Dailybox Group telah berada di 120 lokasi di Indonesia dan merupakan salah satu operator cloud kitchen terbanyak saat ini di Indonesia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)