Dari Tas, Ekspansi ke Rangkaian Produk APD

Pandemi Covid-19 menjadi pukulan besar bagi sebagian sektor usaha. Adaptasi dan inovasi pun menjadi kunci bagi perusahaan agar dapat bertahan di tengah situasi yang penuh tantangan ini, seperti yang dilakukan Eiger Adventure.

Salah satu brand kegiatan luar ruang yang berada di bawah naungan PT Eigerindo MPI ini meluncurkan produk-produk terbaru yang berfokus pada Alat Perlindungan Diri (APD) melalui rangkaian Eiger Protect. Langkah ini diambil perusahaan sebagai salah satu cara brand beradaptasi di tengah pandemi.

Ronny Lukito, CEO PT Eigerindo MPI menyampaikan, dengan kondisi pandemi di Indonesia yang belum membaik, perusahaan melihat demand masyarakat terhadap produk APD masih tinggi. Dengan landasan tersebut, Eiger menghadirkan rangkaian produk APD dengan dua kategori utama yakni Medis dan Non-Medis.

"Kami juga melihat kebutuhan dan keharusan masyarakat untuk berkegiatan di luar rumah masih tinggi. Di sini kami menawarkan solusi berupa proteksi yang lebih agar berkegiatan pun lebih aman,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip SWA Online, Selasa (13/10/2020).

Untuk kategori produk medis, perusahaan sudah memproduksi hazmat (coverall) dengan 3 jenis yang dibedakan sesuai fungsi dan kebutuhan tingkat perlindungan. Namun, ketiga jenis hazmat tersebut pada dasarnya memiliki fitur water repellent, waterproof, breathable, anti-static, ringan dan seam seal approved dengan beberapa ukuran yang disesuaikan dengan tinggi tubuh pengguna.

Pertama, EG Pro Coverall-LR terbuat dari material 100\% Polyester TPU membrane (woven) waterproof dan breathable yang sudah lulus uji ISO 16604 class 3 untuk tingkat perlindungan 3. Dengan begitu, jenis ini sudah memenuhi standar World Health Organization (WHO).

Kedua, EG Pro Coverall-LD terbuat dari material 100\% Polypropylene PE-film (non-woven) untuk memenuhi kebutuhan perlindungan di tingkat perlindungan 2. Jenis ini sudah lulus uji ISO 16603 (Synthetic Blood Penetration Test).

Ketiga, EG Pro Coverall-ER terbuat dari 100\% Polyester dengan PU Coated (woven) yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan tingkat perlindungan dua.

Ketiga jenis hazmat telah lulus uji AAMI PB 70 Level 3 berupa resistensi kain terhadap penetrasi cairan atau water impact (AATC 42) dan disempurnakan melalui uji resistensi kain terhadap penetrasi air di bawah kontak konstan dengan tekanan yang meningkat (AATC 127).

"Produk pada kategori medis menyasar Business-to-Business (B2B), khususnya bagi perusahaan yang erat kaitannya dengan pelayanan dan industri kesehatan. Meskipun begitu, konsumen secara umum tetap dapat membeli produk kategori medis dengan peruntukan dan penggunaan yang sesuai kebutuhan," kata Harimula Muharam, GM Marketing Eiger.

Sementara itu, kategori non-medis menyasar masyarakat umum yang membutuhkan proteksi lebih di masa pandemi. Pada kategori ini, Eiger menghadirkan ragam pilihan mulai dari casual coverall yang diadaptasi dari hazmat, jaket, kaos, masker, face shield, topi, dan lain-lain, yang telah dilengkapi dengan proteksi tambahan, seperti topi yang dimodifikasi dengan menambahkan face shield untuk memberikan perlindungan dari droplet dan cuaca panas bersamaan.

“Produk APD sehari-hari yang kami produksi pun memiliki standar kualitas yang tinggi, seperti jaket yang dilengkapi dengan teknologi water repellent dan menggunakan teknologi Bacmatic dari Dymatic Chemicals,” tambah Hendra Wiguna, Product Manager Eiger.

Ia mengklaim, teknologi itu mampu membunuh bakteri dan virus yang menempel pada bahan tersebut dengan merusak lapisan lemak pelindung virus, sehingga virus akan mati sebelum menyentuh kulit.

Ke depan, Eiger berencana mengeluarkan produk-produk yang dapat membantu konsumen dalam memberikan perlindungan lebih ketika berkegiatan sehari-hari. Bahkan, Harimula menjelaskan ada peluang APD tersebut untuk di ekspor ke negara lain, melihat kesuksesan Eiger yang sudah mengekspor maskernya ke Belgia.

Ronny mengungkapkan, sebenarnya sejak awal pandemi Covid-19 di Indonesia, pihaknya sudah fokus memproduksi dan mendistribusi APD dengan tujuan untuk membantu masyarakat dan tenaga medis melalui kegiatan Eiger Share.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)