Defo Menghapus Perantara dalam Transaki Valas

Lea Thuy, CEO dari Dmax Finance mengatakan industri valas (forex) mewakili pasar pertukaran aset global tunggal terbesar, memiliki rata-rata volume perdagangan harian sebesar US$ 6,6 triliun sesuai dengan catatan Bank for International Settlements.

Forex saat ini diperdagangkan di jaringan pedagang, bank, pialang dan market makers. Perdagangan internasional inilah yang membantu menjadikan forex sebagai pasar teraktif terbesar dan diperdagangkan 24 jam sehari, dengan sesi perdagangan yang berbeda, membuka dan menutup secara bersamaan di seluruh dunia.

Namun, ada beberapa masalah yang dihadapi para pelaku pasar seperti waktu penyelesaian yang lama karna melalui perantara, biaya transaksi yang besar dan berbagai risiko baik dari volatilitas, leverage, likuiditas, dan bahkan risiko pihak lawan.

Untuk itulah Dmax Finance meluncurkan ekosistem blockchain baru, yakni Defo (Decentralized Forex) untuk transaksi valas yang diklaim mampu menghilangkan masalah-masalah di atas . Dmax Defo merevolusi layanan keuangan dengan menghilangkan kebutuhan akan perantara.

“Katakanlah transaksi tradisional, seperti saya ingin pergi ke Eropa, saya akan menukarkan 50 Euro. Atau saya harus membeli Franc Swiss, atau transaksi saham berbasis Euro atau Pound Inggris, karena saya ingin memperdagangkannya di bursa domestik mereka,” kata Lea.

Tapi di antara transaksi itu, ada yang disebut pedagang FX, pedagang mata uang yang memotong setiap kali dia membeli dan menjual. Tidak ada aktor di tengah itu membuat aktivitas berjalan menjadi lebih cepat, murah, efisien serta aman.

“Di sinilah DeFo dapat membawa kita, ke sistem pembayaran yang instan, bolak-balik melakukan transaksi, atau bahkan memperdagangkan Franc Swiss 50 kali sehari, dengan nol biaya. Itulah misi saya dalam hidup, untuk membantu mereka melakukan transaksi forex yang instant menggunakan Dmax DeFo,” tambah Lea..

Lea menjelaskan, sistem keuangan terdesentralisasi pada intinya memungkinkan pembeli, pemberi pinjaman dan peminjam, antara lain, dapat berinteraksi dengan satu sama lain tanpa melibatkan diri mereka dengan perantara seperti bank, perusahaan dan institusi.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)