Deretan Karya Crown Group Raih Penghargaan Internasional

Crown Group sukses mengembankan investasi properti dan hotel lewat inovasi desain yang mereka hadirkan. Iwan Sunito, salah seorang di balik Crown Group yang telah berkecimpung dalam industri properti Australia selama hampir dari 21 tahun, berhasil memberi ambience baru pada setiap arsitektur hunian ciptaannya. Bersama rekannya, Paul Sathio, Iwan menginginkan inovasi dalam hal desain diluar pakem yang telah ada.

Sejak perusahaan didirikan 21 tahun yang lalu, Crown Group telah berhasil menyelesaikan pembangunan properti utamamnya di beberapa lokasi terbaik Sydney termasuk Bondi, Bondi Junction, Parramatta, Ashfield, Epping, Homebush, Newington, Pennant Hills dan Rhodes. Portfolio luar biasa telah Crown Group selesaikan dengan membangun lima proyek besar, antara lain Waterfall by Crown Group di Waterloo, Infinity by Crown Group di kawasan Green Square, V by Crown Group sebuah menara hunian 28 lantai di Parramatta, dan Arc by Crown Group di jantung bisnis distrik kota Sydney dan terakhir Viking by Crown, sebuah hunian vertikal 10- lantai di Waterloo.

Proyeknya bertajuk V by Crown Group yang dikenal dengan kampung vertikal di Parramatta, Australia berhasil diganjar penghargaan Five Star Award for Residential High Rise Architecture Australia di ajang tahunan Internasional Property Awards. Arc by Crown Group juga berhasil meraih The Best Residential Development di tahun 2015 dalam ajang yang sama. Mengulang prestasinya, Viking by Crown Group meraih Master Builders Australia (MBA) untuk NSW Excellence in Construction Awards 2015 dan Urban Development Institute of Australia (UDIA) NSW President’s Award 2014 untuk pengembangan properti paling bergengsi di Australia - untuk pembangunan tujuh-menara hunian bergaya resor Top Ryde City Living. “Ini sebuah pengakuan terhadap kualitas dari visi dan misi yang dibangun Crown Group dalam mendesain sebuah bangunan. Berikutnya, Crown Group akan meluncurkan merek hotel pertamanya, Skye Hotel Suites pada bulan Agustus 2017,” ungkap Iwan Sunito.

Di setiap gaya arsitektur properti Crown Group selalu memiliki paduan desain Timur dan Barat yang menjadi ciri tersendiri. Hal ini dipengaruhi oleh Iwan yang pernah dibesarkan di daerah-daerah Indonesia seperti Pangkalan Bun, Surabaya, dan Bali. “ Saya lahir di Surabaya dan besar di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Hal tersebut sudah menunjukan dengan jelas kedekatan saya dengan Indonesia. Bagaimanapun, Saya terlahir sebagai orang Indonesia,” ungkapnya bangga. Saat ditanya keinginan untuk berkolaborasi dengan mitra-mitra Indonesia, Iwan begitu antusias mengajak ekspertis properti di Indonesia untuk bisa bekerja sama dengan ekspertis dari luar negeri. Ia ingin menciptakan kebaikan dan kemajuan bersama untuk Indonesia.

Iwan ingin mengajak arsitek kelas dunia ke Indonesia, begitupun juga sebaliknya. Menurutnya cukup banyak bibit-bibit potensial arsitek asal Indonesia yang bisa diperkenalkan ke pentas dunia. “Sejalan dengan semangat diaspora, it’s a matter of connecting the dots. Menjembatani Dunia dengan Indonesia,” imbuhnya. Iwan berharap Indonesia dapat lebih membuka diri dan bergandengan tangan untuk membangun negeri yang dicintai ini. Indonesia bukan saja mampu menjadi macan Asia, tapi juga memiliki potensi menjadi Macan Dunia.

 

Reportase: Herning Banirestu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)