Di Balik Ide Doodle di JJF

Dibalik ide doodle di Java Jazz Fesrival

Java Jazz Festival (JJF), ajang musik jazz tahunan yang digelar saban bulan Maret selalu ramai penonton. Selain musik jazz yang banyak diminati oleh banyak orang, desain booth yang ditampilkan pun seringkali mencuri perhatian masyarakat yang hadir.

Tema sebelumnya yang diusung JJF adalah broadway, namun pada penyelenggaraan beberapa waktu lalu, doodle berwarna warni menjadi ikon JJF 2020. Tidak sulit menemui doodle di spot-spot strategis sepanjang area di kawasan JIExpo, Kemayoran tersebut.

Sponsor utama JJF rupanya hafal betul bahwa kaum milenial menjadi mayoritas pengunjung. Namun demikian, milenial juga memiliki hobi yang sama, yaitu bernyanyi bersama artis dalam dan luar negeri di JJF dan mengabadikan momen dengan background menarik.

Spot doodle milik BNI ini terlihat paling ramai dikunjungi. Dengan tema Funky Bunch Park Family yang dirancang seperti (taman bermain anak-anak), ada 14 karakter yang dihadirkan. 7 karakter utama dan 7 lainnya sebagai pendukung. Sebut saja jungkat-jungkit, ataupun ayunan.

Ide unik ini rupanya diusung oleh tim kreatif Trilogi CommuniAction yang dikepalai oleh Triyoga Wirawanto dan Fifi Hafidah, founder dari Trilogi CommuniAction. Menurut Triyoga, konsep ini diciptakan agar booth BNI sebagai main sponsor mempunyai soul. Bahkan setiap karakter juga diberikan keterangan secara terperinci, yaitu profiling tiap karakter turunan produk BNI.

"Milenial market sangat potensial, apalagi diterapkan di event internasional seperti ini," jelas Triyoga. Selain 14 karakter yang diusung, Triyoga juga membuat aktivitas menarik pada tiap booth. Setiap booth juga mempunyai karakteristik yang sesuai dengan produk mereka. Contohnya karakter Bat yang periang dan senang mengobrol. Sehingga Bat ditempatkan sebagai penerima tamu di depan. Setiap orang yang berkunjung pun akan melihat dan disambut oleh Bat.

Sepanjang Funky Beach Park, booth yang ada terlihat sangat artsy (berseni). Beberapa doodle yang tersedia menjadi perimadona pengunjung untuk berswa foto. JJF 2020 merupakan kali kedua menggunakan tema yang global, sedangkan sebelumnya menggunakan tema etnik.

:Trilogi membangun 23 booth, kemudian 3 booth besar yang di bangun double deck dengan tema castle dengan cerita menarik dibaliknya, misalnya dibangun castle dengan Gum Gum sebagai raja ada cerita menariknya," papar Yoga.

Trilogi CommuniAction adalah perusahaan event management yang mengklaim memiliki strategi serta ide kreatif dan fresh yang dikembangkan untuk setiap perusahaan harus unik dan berbeda termasuk implementasinya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)