Digitalisasi MAI Foundation Perluas dan Percepat Manfaat

Terjadinya pandemi Covid-19 yang sudah setahun mengakibatkan krisis kesehatan dan ekonomi di negara kita. Banyak perubahan terjadi  dalam  tatanan kehidupan di tengah masyarakat. Berbagai sektor kehidupan dituntut untuk bisa menyesuaikan agar bisa tetap berjalan ditengah pandemi ini. Melalui digitalisasi, berbagai  sektor kehidupan mencoba melakukan perbaikan dan adaptasi sebagai langkah survive terhadap kebiasaan baru, khususnya dalam menerapkan protokol kesehatan dalam rangka mencegah dan mengurangi penyebaran rangai virus Covid-19.

Salah satu sektor tersebut di antaranya adalah sektor filantropi. Sebagai salah satu lembaga filantropi tentunya MAI (Mandiri Amal Insani ) Foundation turut melakukan improvisasi d itengah pandemi yaitu perluasan digitalisasi sebagai langkah percepatan agar bisa tetap memberikan dan meluaskan manfaat  saat ini.

Dalam Public Expose 2021 yang mengusung tema “Makin Digital, Makin Cepat, Makin Luas Manfaatnya” MAI Foundation melakukan strategi ‘digitalisasi’ sebagai langkah untuk mengakselerasi (mempercepat) dalam memberikan dan meluaskan manfaat kepada masyarakat.  Adapun strategi tersebut menitikberatkan kepada layanan akses digital kepada muzzaki agar mendapatkan layanan kemudahan dalam menunaikan ziswaf atau berdonasi dalam program-program MAI Foundation.

Selain itu, sebagai upaya dalam meningkatkan kepercayaan muzakki yang telah menyalurkan dana ZISWAF-nya bisa langsung memonitor segala kegiatan penyaluran MAI Foundation melalui media sosial dan website MAI Foundation agar tetap sustain.   Manfaat lain adalah memberikan layanan akses digital terhadap mustahik melalui program-program yang selama ini tengah berjalan dengan kemudahan digital. Tak kalah pentingnya adalah memberikan akses digital kepada stakeholder khususnya masyarakat dalam hal mengakses informasi lembaga.

“Di tengah pandemi ini, kegiatan filantropi harus bisa menyesuaikan dengan protokol kesehatan. Adapun langkah untuk mendukung hal tersebut di antaranya melakukan digitalisasi untuk para muzzaki serta mustahik sebagai langkah memudahkan, dan mempercepat proses untuk memberikan serta meluaskan manfaat kepada masyarakat,”  papar Tedi Nurhikmat, Ketua MAI Foundation, dalam acara Paparan Public secara virtual (26/2/2021).

Tahun 2021 merupakan tahun ketujuh berdirinya MAI Foundation.  Tahun ini strategi Layanan Ziswaf berbasis digital telah diimplementasikan secara perlahan dalam penghimpuna MAI Foundation. Berdasarkan indikator CAGR (Compound Annual Growth Rate) peningkatan penghimpunan pertahun MAI Foundation sekitar 20%. Untuk pertumbuhan satu tahun selama tahun 2019 – 2020 penghimpunan tercatat mengalami peningkatan 21%.

Selain peningkatan penghimpunan, pada tahun 2020 pendistribusian dan pendayagunaan MAI Foundation juga mengalami peningkatan sebesar 6%. Adapun untuk jumlah penerima manfaat dari program yang dimiliki oleh MAI Foundation mencapai 196.794 jiwa dengan jumlah sebaran sebanyak 56% di wilayah Jabodetabek, sedangkan lainnya berada di luar Jabodetabek dan luar negeri (Hong Kong, Malaysia, Jepang, Jerman, New Zealand).

Bukti sikap konsisten MAI Foundation dalam upaya pengembangan layananan kemudahan berziswaf, tahun 2021 telah berhasil mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2015. Sertifikasi tersebut merupakan standar internasional untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memberikan pelayanan secara konsisten, disiplin, berkualitas tinggi, serta tata kelola lembaga yang lebih baik lagi, seperti halnya misi MAI Foundation sebagai lembaga filantropi Islam yang modern, terpercaya, rahmatan lil ‘alamin.

“Kami meyakini, pengembangan teknologi untuk kemudahan berziswaf menjadi peluang bagi MAI Foundation untuk mendorong program-program fundraising dan lending agar mampu menjangkau semua elemen. Oleh karena itu, jika semua program dapat terlaksana dan didukung oleh banyak pihak termasuk MAI Foundation, maka tujuan memakmurkan dunia khususnya Indonesia akan tercapai,” ungkap Abdul Rachman, Pembina MAI Foundation.

Selain aspek pengembangan teknologi kemudahan berziswaf, pada public expose 2021 MAI Foundation pun merilis Sustainability Report (SR) Tahun 2020. Serta, serah terima Sustainability Report (SR) Tahun 2020 MAI Foundation kepada pemangku kepentingan diterima oleh Imam Nur Aziz dari Badan Wakaf Indonesia mewakili pemerintah, Rahmat Syukri (Direktur Keuangan InHealt) mewakili donatur, dan Edih mewakili penerima manfaat.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)