Diskon Spesial Indonesia Flight di 1 April

Khusus tanggal 1 April (dan hanya berlaku untuk hari ini), Indonesia Flight menawarkan diskon spesial untuk mereka yang menggunakan kode promosi: BUMIDATAR dan BUMIBULAT untuk setiap pemesanan tiket penerbangan domestik dan internasional. Indonesia Flight (https://www.indonesiaflight.id/) merupakan salah satu aplikasi pemesanan penerbangan dan hotel di Indonesia sejak 2012 ini mulai April akan menawarkan perjalanan pulang pergi ke ujung Bumi dan luar angkasa. Tawaran baru ini terinspirasi oleh debat terkini mengenai apakah Bumi berbentuk datar atau bulat yang ramai di media sosial belakangan ini. Ada ribuan anggota Indonesia Flat Earth Society dan jutaan orang yang mendukung teori bahwa Bumi berbentuk bulat. Indonesia Flight berharap dapat memasuki pasar ini.

Dan per hari ini start up ini mengumumkan bahwa pihaknya telah meluncurkan dua produk inovatif: tiket pulang-pergi ke ujung Bumi dan tiket pulang-pergi ke luar angkasa. Mulai 1 April, pengguna dapat memesan perjalanan luar biasa tersebut melalui Indonesia Flight. Ini merupakan pencapaian penting bagi Indonesia Flight sebab ini menjadikannya sebagai perusahaan pertama yang menawarkan rute perjalanan tersebut di tengah persaingan e-commerce travel nasional yang sengit. Dua penawaran baru tersebut terinspirasi oleh debat mengenai apakah bentuk Bumi bulat atau datar yang sedang berlangsung di Indonesia. Walaupun terdapat bukti-bukti yang cukup mendukung bagi kedua belah pihak, akan lebih konkret bila pelanggan bisa mencari tahu dengan mata kepala sendiri.

“Tim Indonesia Flight sangat peduli terhadap Indonesia dan masyarakatnya. Kami percaya bahwa persatuan bangsa dapat lebih terpupuk bila perdebatan mengenai bentuk Bumi datar atau bulat berhasil diselesaikan,” jelas Marcella Einsteins, CEO dari Indonesia Flight. Menurutnya, Indonesia Flight sejak diluncurkan menawarkan keunggulan harga jujur di muka, tanpa biaya tambahan pada setiap permintaan dan pembelian bagi semua produk, termasuk perjalanan pulang pergi ke ujung Bumi dan luar angkasa, akan diproses secara cepat.

Indonesia Flight juga melihat peluang bisnis dari peristiwa ini. Di Indonesia, ribuan orang bergabung ke dalam Flat Earth Society, sementara terdapat ratusan juta orang yang mendukung teori bahwa Bumi berbentuk bulat. Berdasarkan perusahaan riset Statista, jika dikombinasikan, hal tersebut dapat menghadirkan peluang pasar sebesar 29 triliun rupiah (2,2 miliar dolar AS) bagi industri travel online pada tahun 2017.

Menurut Flat Earth Society, Bumi memiliki bentuk seperti cakram, yang dikelilingi oleh dinding es yang menjaga posisi samudra agar tetap di tempat. Para penjelajah menyebutnya dinding es ini sebagai Antartika. Sejauh yang diketahui oleh perkumpulan ini, tidak ada seorang pun yang pernah melewati dinding es tersebut sebelumnya. Apapun yang terdapat di balik dinding es tersebut masih menjadi misteri besar.

Indonesia Flight menawarkan perjalanan dari mana saja di Indonesia ke Antartika. Para penumpang akan mencoba menemukan dinding es tersebut dan mengambil foto, termasuk merekam video bukti untuk dibawa kembali ke Indonesia. Penumpang dianjurkan untuk membawa baju hangat dan jaket tebal mereka ke benua yang paling dingin di Bumi ini sebab suhu di sana rata-rata berkisar antara -10 derajat celsius hingga -55 derajat celsius.

Walaupun beberapa orang seperti Roald Amundsen (pada 1912) dan Felicity Aston (pada 2012) diketahui telah berhasil menjelajahi Antartika hingga Kutub Selatan, para anggota Flat Earth Society tetap percaya bahwa prestasi tersebut merupakan sesuatu yang hampir tidak mungkin. Dengan kata lain, semua orang dapat saja memanipulasi dokumen, foto, video, serta testimoni.

Cara lain untuk membuktikan apakah Bumi datar atau bulat ialah dengan pergi ke luar angkasa dan mengambil foto bentuk Bumi. Berkat kursus pelatihan luar angkasa Indonesia Flight (hak paten sedang diproses), penumpang yang berminat hanya butuh menjalani sesi pelatihan selama tiga jam untuk persiapan terbang ke luar angkasa. Biasanya, seseorang butuh menjalani pelatihan intensif selama dua tahun hingga dianggap siap pergi ke luar angkasa.

Marcella menjelaskan salah satu kekuatan Indonesia Flight adalah kecepatan. Sebagai contoh, konsumen dapat merasakan kecepatan dalam hitungan ketukan setiap reservasi diproses pihaknya. “Berkat kerja keras seluruh tim Indonesia Flight, kami dapat menjaga kelangsungan filosofi produk kami dalam kursus pelatihan luang angkasa tanpa menurunkan kualitas. Karena kursus tersebut masih dalam proses patent-pending, kami tidak dapat memberi tahu detail apapun mengenai pelatihan ini,” tegasnya.

Indonesia Flight didirikan oleh Marcella Einsteins dan Yoppy Nelwanto pada Agustus 2012. Saat itu tidak ada aplikasi serupa buatan Indonesia yang menyediakan pilihan dari berbagai jenis penerbangan dan metode pembayaran. Saat ini lebih dari 1 juta pengguna Indonesia Flight dan telah menjual lebih dari 8 juta tiket penerbangan. Mengelola 20 orang dalam tim, Marcella dan Yoppy berhasil meraih pendapatan kotor sebesar Rp 50 miliar atau US$ 3,7 juta. Di dalam aplikasi ini juga ada produk bernama “Tiket Kereta Api”, yang menyediakan pemesanan online untuk tiket kereta di Indonesia. Sejauh ini, produk Tiket Kereta Api telah mendapatkan 2,5 juta unduhan dan berhasil menjadi channel penjualan kedua terbesar bagi PT. KAI di tahun 2016.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)