Dominasi Telkomsigma di Bisnis Data Center

Kemajuan bisnis Telkomsigma 2018 ditandai dengan perluasan fasilitas data center untuk mempertahankan posisinya sebagai penyedia layanan data center terbesar di Indonesia. Saat ini Telkomsigma telah mengelola 21 data center yang tersebar di seluruh Indonesia, terdiri dari 3 main data center yang berada di Sentul, Serpong, dan Surabaya.

Selain itu, Telkomsigma juga memiliki satu data center di pusat kota Jakarta dan 18 bisnis data center yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Hal ini menjadikan Telkomsigma memiliki luas data center terbesar di Indonesia.

Menurut CEO PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma), Iskriono Windiarjanto, Telkomsigma memiliki System Integration, Data Center & Manage Services dengan product champion yang meliputi Data Center & Manage Services, Cloud Solution & Services, Core Banking Solutions serta Surrounding Applications untuk mendukung financial technology.

“Kami juga mulai merambah ke  retail business dengan pengembangan solusi yang sesuai. Seperti pengembangan DNA IoT Edge Computing dan Big Data Analytics. Selain itu, ERP yang juga merupakan solusi end-to-end yang terus dikembangkan untuk mendukung bisnis menuju industri 4.0,” ungkap Iskriono.

Selain infrastruktur data center, manage services dan system integration milik Telkomsigma juga telah mendukung digitalisasi bisnis bagi berbagai lembaga dan segmen industri nasional, mulai dari transportasi, perbankan, pariwisata, kesehatan, pendidikan, dan bisnis skala UMKM. Telkomsigma juga merancang aplikasi mobile cloud, yang merupakan inovasi produk cloud berbasis aplikasi yang memiliki fitur virtual storage, mail, dan chat yang dapat digunakan untuk video call & conference dan platform pembelian tiket transportasi, wisata, voucher games.

Aplikasi mobile cloud milik Telkomsigma hadir sebagai inovasi hasil karya anak bangsa yang diperuntukkan bagi seluruh Indonesia. “Melalui inovasi IT, kami menciptakan sistem penyimpanan yang lebih modern dan canggih sehingga dapat melindungi data-data penting perusahaan,” ungkapnya. Layanan yang diciptakan Telkomsigma ini dapat menunjang kelancaran dan keamanan bisnis perusahaan. Serta proses bisnis yang lebih efektif, efesien, stabil, hemat biaya, dan produktif.

Telkomsigma selalu melakukan improvement dan inovasi untuk solusi yang diberikan, khususnya dari sisi layanan data center services. Mulai dari colocation, managed services, full ITOM, smart hands, design and build, diberikan oleh Telkomsigma melalui layanannya. “Data center kami yang dirancang dengan standar internasional membuat kami mampu bersaing secara global serta mendapatakan kepercayaan lebih dari 200 pelanggan, yang sebagian besar berasal dari industri banking dan multi-finance. Sektor enterprise lainnya baik yang berskala nasional maupun multinasional juga menjadi klien kami,” ujarnya.

Salah satu komitmen Telkomsigma adalah menyediakan kapasitas data center sebesar 200.000 meter persegi yang tersebar di seluruh Indonesia dengan spesifikasi teknis tier II hingga tier IV. Telkomsigma ingin menjadi perusahaan yang diperhitungkan di tingkat global, guna mewujudkan visinya sebagai ‘To be a  Home  of  IT  Leader  in Indonesia.’

Bertahan di era disruptif, Telkomsigma mampu mengimplementasikan konsep disruptif untuk mencetak para expertise di bidang TI/Digital People Factory yang telah menjadi pemimpin di beberapa perusahaan besar di Indonesia. Keberhasilan Telkomsigma dalam menyiasati era disrupsi dibuktikan dengan membangun infrastruktur berbasis digital di Indonesia. Beberapa inisiatif strategis yang telah Telkomsigma lakukan dengan menggunakan disruption mindset concept.

“Kami memandang people sebagai aset yang paling utama karena Telkomsigma merupakan perusahaan yang bergerak di industri ICT. Maka pendekatan dengan mengedepankan upaya pengembangan SDM akan berhasil dalam era disrupsi saat ini, terbukti dengan saat ini Telkomsigma sukses mencetak para expertise di bidang ICT yang telah bersertifikat internasional,” jelas Iskriono.

Data center Telkomsigma memperoleh Sertifikasi Operasional Peringkat Tier III Gold - Tier Certification of Operational Sustainability (TCOS) dari Uptime Institute sebagai yang pertama di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Data center Telkomsigma telah menjalankan prosedur yang sesuai dengan standar TCOS dari Uptime Institute untuk menghindari kesalahan, menjaga fungsionalitas TI, dan mendukung operasional yang efektif.

Telkomsigma akan memperluas pangsa pasar global. “Dari sisi data center, kami akan bekerja sama dengan global partners untuk meng-capture Regional Opportunity di mana sebagian dengan schema wholesale scale,” tambahnya. Telkomsigma juga mendukung multi industry dengan end-to-end solution yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan para pelaku industri yang sejalan dengan regulasi.

Tahun 2018 ini, beberapa institusi keuangan internasional mempercayakan penempatan perangkat mereka di data center Telkomsigma. Selain itu, Telkomsigma melalui solusi aplikasi perbankan AlphaBITS Next Generation berhasil masuk ke dalam hasil riset Gartner yang dirilis pada July 2018 sebagai ‘Top 16 Core banking Solution Provider’ dari negara-negara berkembang di wilayah Asia Pacific. Telkomsigma juga sukses pertahankan posisinya selama empat tahun sejak 2015 sebagai penyedia layanan data center terbaik di Indonesia, dengan memperoleh penghargaan ‘Corporate Image Award 2018’ dalam kategori Data Center.

Reportase: Jeihan Kahfi Barlian

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)