Dorong Industri Halal, Pemerintah Menjamin Produk Halal bagi Umat Muslim

Dalam  lingkup  ekonomi  syariah  global,  berdasarkan  The  Global  Islamic  Economy  Indicator  (GIEI)  2020/2021,  Indonesia  menduduki  posisi  ke-4,  di  bawah Malaysia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.   Dengan jumlah umat muslim lebih dari 200 juta jiwa, pemerintah melihat bahwa industri  produk halal di Indonesia berpotensi mengembangkan dan  mendorong sektor ekonomi  dan layanan kepada masyarakat.

Hal ini diungkapkan Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah  Ventje  Rahardjo  dalam  acara  diskusi  virtual  Forum  Merdeka  Barat  9  (FMB  9)  yang bertajuk ‘Indonesia Bidik Raja Industri Halal’  (11/10/2021).

Menurut  Ventje,  terkait  layanan  sektor  ini  hal  penting  adalah  pengembangan  untuk  tetap  berada di kondisi yang baik dalam menjalankan syariat agama.  "Ini  menjadi  sesuatu  yang  penting,  dan  potensi  ekonominya  tadi  disebutkan  bahwa  ekonomi  produk  halal  di  dunia  itu  juga  meningkat  luar  biasa.  Di  Indonesia  kita masih  berkutat sebagai konsumen," kata dia.

Oleh  sebab  itu,   pemerintah  memutuskan  untuk  mendirikan  yang  disebut dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).  KNEKS  didirikan  sebagai  upaya  untuk  mendorong  pembangunan  ekosistem  ekonomi  dan keuangan syariah serta menjadikan Indonesia sebagai Pusat Halal Dunia.

Guna mendukung pembangunan ekonomi nasional dan mendorong  percepatan pengembangan sektor keuangan syariah, pemerintah secara khusus  mendirikan KNKS pada tanggal 8 November 2016 agar dapat meningkatkan efektifitas,  efisiensi  pelaksanaan  rencana  pembangunan  nasional  bidang  keuangan  dan  ekonomi  syariah. 

Sejak diundangkan tanggal 10 Februari 2020, pemerintah melakukan perubahan  Komite  Nasional  Keuangan  Syariah  menjadi  Komite  Nasional  Ekonomi  dan  Keuangan  Syariah yang bertujuan meningkatkan pembangunan ekosistem ekonomi dan keuangan  syariah guna mendukung pembangunan ekonomi nasional.  Presiden  RI  bertindak  selaku  ketua  KNEKS  dan Wakil  Presiden  sebagai  Ketua  Harian  dan Wakil KNEKS. Sedangkan Menteri Keuangan sebagai Sekertaris.  Ventje  mengatakan  bahwa  hal  ini  menjadi  bukti  perhatian  besar  yang  diberikan  oleh  pemerintah untuk pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. 

Salah satu pilar yang penting di dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah adalah pengembangan industri produk halal. Tentunya  dengan  pilar  yang  lain  diantaranya,  pengembangan  jasa  keuangan  syariah,  pengembangan jasa sosial syariah dan pengembangan wiraswasta. "Termasuk para pelaku usaha di dalam ekonomi syariah ini. Itu kita melihatnya di dalam  satu ekosistem dimana keempatnya itu satu dengan yang lainya diharapkan terintegrasi  di dalam satu ekosistem," jelas dia.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)