Dua Inovasi Denpasar Masuk Top 99 Nasional

Senyum Mulia di Tubin Kelurahan Kasiman, salah satu inovasi Kota Denpasar yang masuk Top 99 Inovasi Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

Komitmen Pemkot Denpasar untuk terus memaksimalkan inovasi yang fokus kemanfaatan bagi masyarakat,  mendapat apresiasi Pemerintah Pusat. Dua inovasi Kota Denpasar masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik tingkat nasional yang dilaksanakan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tahun 2019 ini.

Dua inovasi Denpasar yang lolos Top 99 ini adalah Denpasar Mantap Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Damakesmas) untuk kategori pelayanan kesehatan dan Sungai Elok, Nyaman Untuk Masyarakat Dengan Menjaga Lingkungan dan Alam di Tukad Bindu (Senyum Melia di Tubin) Kelurahan Kesiman untuk kategori pemberdayaan masyarakat.

Pemilihan Top Inovasi Pelayanan Publik yang dilaksanakan oleh Kemenpan RB ini dimulai dari tahap pendaftaran yang telah ditutup pada 21 April 2019 lalu. Terdapat sedikitnya 3.156 inovasi terdaftar yang diusulkan oleh 331 Intansi mulai dari Kementrian, Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, BUMD, serta Pemerintah Kota. Dari seluruh tahapan mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, penilaian proposal, dan selanjutnya ditetapkan 99 top inovasi oleh tim panel independen yang tertuang dalam Pengumuman Nomor B/163/PP.00.05/2019 tentang Top 99 inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019 yang ditandatangani Deputi Bidang Pelayangan Publik Kemenpan RB, Diah Natalisa.

Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara didampingi Kabag Humas dan Protokol, Dewa Gede Rai, mengaku bersyukur atas suksesnya inovasi di Kota Denpasar yang mampu masuk dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Nasional. Hal ini tentunya merupakan sebuah keberhasilan bersama sebagai wujud nyata komitmen Pemkot Denpasar dalam memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.

“Ini adalah keberhasilan kita bersama, atas pemikiran dan upaya kita bersama untuk senantiasa merancang inovasi yang memberikan kemanfaatan bagi masyarakat, dan semoga dapat mengikuti tahap selanjutnya dan ditetapkan sebagai Top 25 inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019,” ujar Rai Iswara.

Damakesmas

Damakesmas, menurut Rai Iswara, merupakan pelayanan kesehatan yang menyasar lapisan masyarakat hingga yang terbawah ini, atau yang dikenal dengan istilah home care ini sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Sementara, Senyum Melia di Tubin, sesuai dengan namanya yang identik dengan tokoh pada film Dilan ini, fokus inovasi pemberdayaan masyarakat ini juga menitik beratkan kegiatan untuk mempercantik lingkungan, utamanya kawasan Tukad Bindu.

“Tentunya ini akan terus kita jadikan acuan untuk terus memberikan pelayanan melalui inovasi yang memberikan kemanfaatan bagi masyarakat Kota Denpasar,” ujar Rai Iswara

Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. Ni Luh Sti Armini mengaku bersyukur atas lolosnya inovasi kesehatan Damakesmas menjadi Top 99 Pelayanan Publik Nasional Tahun 2019. Inovasi yang diluncurkan sejak tahun 2017 lalu ini mampu memberikan peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan kini telah terintegrasi dengan Damapancana milik BPBD. “Ya, kami sangat bersyukur dan semoga dapat lolos menjadi Top 25 dan terus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Lurah Kesiman selaku kordinator Senyum Melia di Tubin, I Gusti Ayu Suryani didampingi Ketua yayasan Tukad Bindu, AA Ari Rai Temaja menjelaskan bahwa inovasi pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan guna mewujudkan kemandirian serta merangsang masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan. Dimana, kebiasaan untuk menjaga lingkungan ini justru mampu memberikan nilai tambah bagi perkembangan perekonomian sekitar.

“Kini Tukad Bindu telah berkembang menjadi sebuah tempat yang sangat menarik dikunjungi, hal ini sebagai wujud nyata keberhasilan community based di Denpasar yang tentunya memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar AA Ari Rai Temaja.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)