Dua Jurus BTPN Memajukan Perbankan Digital

Tak bisa dipungkiri kemajuan teknologi telah memudahkan hidup manusia, termasuk untuk berbagai urusan dengan bank. Sebagai contoh, sebelumnya nasabah hanya bisa melakukan transaksi keuangan via teller atau mesin ATM. Namun sekarang transaksi perbankan bisa dilakukan melalui telepon seluler (ponsel). Kemajuan tersebut tak lepas dari digitalisasi layanan perbankan di Indonesia. Nyaris seluruh bank nasional telah mendigitalisasi layanannya, seperti yang dilakukan Bank Tabungan Pensiun Negara (BTPN) salah satu bank nasional yang sangat agresif menggarap layanan perbankan digital

Memang, sejak dua tahun silam, BTPN telah meluncurkan dua produk berbasis ponsel. Pertama BTPN Wow! yang meluncur pada Maret 2015, dan yang teranyar Jenius yang dirilis pada Oktober tahun lalu.

Meski terdapat perbedaan, namun keduanya merupakan platform perbankan tanpa kantor (branchless banking) yang memanfaatkan teknologi telepon genggam. Rinciannya, dengan BTPN Wow! masyarakat menengah bawah yang selama ini tidak dapat mengakses perbankan (unbankable) bisa menikmati beragam layanan seperti membuka rekening, menarik, menyetor dan mentransfer uang, serta membeli pulsa telepon genggam dan sebagainya.

Teknologi yang digunakan pun sesuai sasaran. Untuk mengakses BTPN Wow, nasabah hanya perlu menggunakan layanan Unstructured Supplementary Service Data (USSD) melalui tombol *247# pada segala jenis ponsel, bahkan yang hanya bisa melakukan panggilan telepon dan sms saja. Adapun untuk menarik dan menyetor uang bisa melalui agen yang ditunjukan BTPN Wow!

Sementara, Jenius sejatinya merupakan rekening bank biasa yang dilengkapi kartu debit visa. Namun, yang membuatnya ‘luar biasa’ adalah nasabah bisa melakukan berbagai transaksi hanya melalui ponsel pintar, termasuk urusan pembukaan rekening yang selama ini ditabukan jika tidak mendatangi kantor cabang bank.

Untuk menjadi nasabah BTPN melalui Jenius, pengguna hanya perlu mengunduh aplikasinya di Appstore dan Google Play dan selanjutnya mendaftar melalui aplikasi tersebut. Caranya pun ringkas dan mudah. Calon nasabah hanya perlu menyediakan kartu identitas (KTP), NPWP, dan tanda tangan di sebuah kertas putih bersamaan dengan foto selfie dan selanjutnya mengunggahnya ke aplikasi Jenius.

Tak kurang dari tujuh fitur yang disematkan ke dalam Jenius. Pertama, Send It, untuk mengirim uang baik ke rekening bank, nomor ponsel, atau alamat email. Kedua, Pay Me, untuk mengirim permintaan uang. Ketiga, $Cashtag, yang menjadikan nama nasabah sebagai nomor rekening. Split Bill, untuk berbagi tagihan dengan teman atau keluarga. Dream Saver, yang dapat menabung harian secara otomatis. One Touch, untuk verifikasi transaksi dengan sidik jari. Terakhir, Card Center, untuk batas nilai belanja, melakukan blokir maupun pembukaan blokir kartu debit secara permanen atau sementara.

Segmen sasaran kedua produk BTPN itu sejatinya terlihat jelas dari model ponsel yang bisa digunakan untuk mengakses layanannya, yakni basic atau feature phone untuk BTPN Wow! dan ponsel pintar untuk Jenius. “Platform BTPN Wow! ditujukan untuk segmen below-consuming-class, Jenius untuk consuming-class,” jelas Irwan Sutjipto Tisnabudi, Digital Banking Value Proposition & Product Head Bank BTPN ketika diwawancara Majalah SWA.

Irwan memaparkan, kedua produk tersebut disiapkan dengan matang melalui riset mendalam selama empat tahun. BTPN menyadari, perkembangan teknologi sangat pesat, sayangnya, justru industri perbankan termasuk yang lambat dalam menanggapinya.

Itu sebabnya tanpa ragu BTPN mengucurkan dana ratusan miliar rupiah untuk pengembangan produk perbankan digital. Irwan membocorkan, untuk mengembangkan layanan digital tersebut, selama Januari– September 2016, BTPN telah mengalokasikan dana Rp353 miliar untuk investasi. Angka ini meningkat 326% dibandingkan nilai investasi pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp83 miliar, dan ke depannya nilai ini akan terus bertambah.

Performa kedua produk digital BTPN tersebut pun terus menunjukkan pencapaian yang gemilang. Sejak Maret 2015 hingga akhir Desember 2016, BTPN Wow! telah memiliki 2,9 juta nasabah dan lebih dari 171 ribu agen. “Pencapaian tersebut melampaui ekspektasi kami. Hal ini juga menunjukkan penerimaan masyarakat terhadap produk Laku Pandai yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang sangat positif,” jelas Irwan.

Melalui inovasi BTPN Wow!, BTPN bahkan menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk ke dalam daftar “Fortune Change the World”. Daftar tersebut berisi 50 perusahaan di seluruh dunia yang dinilai telah berkontribusi dalam menyelesaikan masalah sosial, namun tetap mampu meraih keuntungan. “Kami percaya, produk BTPN Wow! dan aplikasi Jenius yang kami ciptakan ini mampu menjawab tantangan sekaligus memenuhi kebutuhan nasabah saat ini. Maka itulah, Jenius dan Wow! cepat menjadi viral dan kami sangat bersyukur karenanya,” pungkas Irwan.

Reportase: Jeihan Kahfi Barlian/Riset : Sarah Ratna Herni

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)