Dukung Perajin Nusantara, Dekranas Gelar Pameran Kerajinan 5 DPSP

Menanggapi kesulitan yang dialami sebagian besar perajin Indonesia di masa pandemi ini, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) berinisiatif membantu pemasaran produk kerajinan hasil karya perajin daerah dengan menyelenggarakan pameran daring Rumah Kriya Asri (RKA) bertajuk “5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP)”, yaitu Mandalika, Borobudur, Labuan Bajo, Danau Toba dan Likupang.

Rangkaian pameran digelar Agustus hingga Desember 2021. Diawali dengan pameran bertema Mandalika pada 9-28 Agustus 2021. lalu disusul pameran Borobudur pada 6-25 September 2021. Selanjutnya pameran Labuan Bajo yang digelar pada 4-23 Oktober 2021. Pameran keempat dan terakhir dilaksanakan dalam waktu yang berdekatan yakni pameran Danau Toba pada 1-20 November 2021 dan pameran Likupang pada 29 November-18 Desember 2021.

Ketua Umum Dekranas, Wury Ma'ruf Amin, berharap pameran ini dapat memfasilitasipemasaran produk kerajinan karya perajin daerah yang terdampak pandemi Covid-19, agar dapatberaktivitas kembali. “Meski di tengah pandemi, kegiatan pameran ini kami harapkan dapat tetap berjalan. Sebab pameran ini menjadi salah satu cara Dekranas mendukung perajin untuk meningkatkan kembali produksinya,” kata Wury menjelaskan.

Konsep pameran yang semula direncanakan digelar secara luring (offline) di RKA, Jakarta Selatan, terpaksa dibatalkan mengingat kondisi pandemi yang belum kondusif. “Karena kondisi belum memungkinkan, kami putuskan untuk menyelenggarakannya secara online, bekerja sama dengan marketplace rekanan kami,” ujar Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian.

Pameran DPSP Mandalika diikuti para perajin binaan Dekranasda Provinsi NTB, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Yayasan Batik Indonesia (YBI), dan Sarinah.  Produk kerajinan yang akan dipamerkan merupakan hasil kurasi dari para kurator Dekranas. Terpilih 54 peserta dengan jenis produk sebanyak 1.087 jenis dan jumlah total 1.955 produk kerajinan.

Menurut Ketua Pameran RKA Dekranas-5 DPSP, Liza Thohir, selama pameran berlangsung digelar juga berbagai pelatihan oleh pihak marketplace yang bekerja sama dengan Tokopedia dan Ladara. Perajin dapat memanfaatkan pelatihan tersebut sebagai sarana pembelajaran serta uji pasar produk kerajinan mereka. “Kami berharap pameran ini berjalan lancar dan sukses, serta dapat membantu menggerakkan kembali aktivitas para perajin Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19,” tutur Liza.●

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)