Dukungan Roche bagi Pasien Kanker di Indonesia

Roche dan afiliasi independennya, Foundation Medicine Inc. (FMI) bekerja sama dengan KALGen Innolab meluncurkan pemeriksaan Comprehensive Genomic Profiling (CGP) dengan teknologi Next Generation Sequencing (NGS) yang pertama bagi pasien kanker di Indonesia.

Untuk diketahui, kanker di Indonesia menjadi masalah ekonomi kesehatan masyarakat yang utama dan bebannya semakin meningkat. Dengan hampir 400.000 kasus baru pada tahun 2020, kita dapat memperkirakan kenaikan jumlah kasus pada tahun 2040 dikarenakan penuaan dan pertumbuhan populasi. Pengendalian kanker yang lebih baik dan perubahan paradigma dalam penanganan kanker menjadi lebih penting untuk memperkuat sistem kesehatan di Indonesia.

Melalui pemeriksaan DNA tumor, pemeriksaan CGP berbasisNGS ini mampu mendeteksi mutasi pada lebih dari 300 gen yang terasosiasi dengan kanker. Pemeriksaan ini bisa membantu menentukan opsi terapi pengobatan kanker bagi pasien.

Pemeriksaan ini merupakan layanan pemeriksaan CGP disetujui lembaga pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA) yang pertama hadir di Indonesia. Layanan pemeriksaan baru ini dapat membantu menentukan terapi terbaik bagi pasien kanker, sesuai dengan pemetaan genomik tumor pada masing-masing pasien.

Dua tipe pemeriksaan yang bernama FoundationOne CDx danFoundationOne Heme akan tersedia bagi dokter untuk digunakan kepada pasien mereka. Pemeriksaan FoundationOne CDx diindikasikan untuk semua jenis kankertumor padat dengan menganalisis sampel DNA, sedangkan FoundationOne Heme diindikasikan untuk pasien dengankelainan hematologi dan sarkoma di semua stadium dengan menganalisis DNA dan RNA pasien.

“Perkembangan personalized dan precision medicine saat ini memungkinkan pasien untuk mendapatkan terapi terbaik. Sebagai pelopor pemeriksaan biomolekular kanker di Indonesia, KalGen Innolab terus berusaha berinovasi dan melengkapi rangkaian layanan pemeriksaan yang berperan dalam manajemen terapi pasien,” tutur Yuniar Linda, Presiden DirekturPT Innolab Sains Internasional (KALGen Innolab).

Menurut dr. Ait-Allah Mejri, Presiden Direktur Roche Indonesia , upaya Roche dan FMI yang hadir di Indonesia ini merupakan kemajuan yang penting pada visi kami, yakni memungkiankan lebih banyak pasien kanker mendapatkan pelayanan kesehatan yang terpersonalisasi.

“Pendekatan tata laksanan kanker yang diterapkan saat ini adalah precision medicine, yakni pengobatan yang berdasarkan polagenomik yang ada pada sel kanker. Dalam sel kanker parumisalnya, terdapat berbagai macam oncogenic driver mutation, yang saat ini berpotensi untuk diberikan terapi target,” kata Dr. dr. Arif R Hanafi, SpP(K), Pulmonologist Oncologist di RS Kanker Dharmais PKN (Pusat Kanker Nasional).

Karenanya, pemeriksaan CGP (Comprehensive Genomic Profiling) ini penting untuk menentukan terapi target yang paling tepat untuk pasien. Sejauh ini, pemeriksaan untuk diagnosis terkait penanganankanker di Indonesia masih dilakukan secara bertahap. Pemeriksaan pasien kanker untuk tahap berikutnya baru akandilakukan apabila hasil tes pertama dilaporkan negatif. Butuhwaktu yang panjang sampai dokter dapat mengetahui profilgenomik tumor dari beberapa mutasi gen pasien untuk menentukan pilihan terapi yang paling tepat.

“Pemeriksaan FoundationOne CDx ini menjadi sebuahmilestone layanan KALGen Innolab yang diharapkan dapat memberikan lebih banyak manfaat bagi kualitas kesehatan masyarakat Indonesia serta menjawab tantangan perkembangan dunia sains biomolekular kedokteran,” tambah Yuniar.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)