PDB Indonesia akan Tumbuh 6,2% pada 2021

ICAEW memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan menuju angka 6,2% di tahun 2021. Hal ini disampaikan dalam laporan bertajuk Global Economic Outlook Report dari Oxford Economics.

Negara-negara lain di Asia Tenggara berpotensi memiliki pertumbuhan ekonomi yang berbeda-beda sesuai dengan upaya pemulihan. Namun, faktor utama pemulihan ini masih sangat bergantung pada kebijakan penanganan wabah Covid-19.

Filipina diperkirakan akan mencatat kontraksi terbesar, dengan PDB turun 8,2% pada 2020. Penyebabnya adalah karena Filipina memiliki ketergantungan ekonomi pada pariwisata internasional.

Sementara itu, pertumbuhan di Singapura diperkirakan akan menyusut sebesar 5,7% tahun 2020 dikarenakan penurunan tajam dalam perdagangan global. Namun diperkirakan akan naik menjadi 6,1% di tahun 2021 apabila kegiatan ekspor dan impor pulih.

Vietnam menjadi negara yang memiliki prospek pemulihan paling cerah. Negara yang paling berhasil menurunkan angka pandemi ini diperkirakan akan dapat mencatat pertumbuhan positif tahun ini dengan PDB naik sebesar 2,3%, dan akan meningkat sampai 8% tahun 2021.

Ekonomi Malaysia diperkirakan akan menyusut sebesar 6% tahun ini, diikuti oleh pertumbuhan 6,6% pada tahun 2021. Ekspor Malaysia diprediksi akan untung dengan dongkrak permintaan impor Tiongkok dan siklus elektronik.

Direktur Regional ICAEW, Tiongkok Raya dan Asia Tenggara, Mark Bilington mengemukakan jalan menuju pemulihan ekonomi Asia Tenggara masih panjang.

“Perlambatan ini dipicu oleh adanya ketegangan AS-Tiongkok saat ini, perlambatan jangka panjang dalam aktivitas perdagangan global, dan pandemi Covid-19 yang berkepanjangan,” ujarnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)