Strategi dan Tantangan Pemerintah Wujudkan Hilirisasi | SWA.co.id

Strategi dan Tantangan Pemerintah Wujudkan Hilirisasi

Proses produksi bijih bauksit oleh PT ANTAM. (Dok. ANTAM)

Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerintah terus berusaha menunjukkan Indonesia adalah negara yang layak untuk menjadi tujuan investasi. Hal ini disampaikan Bahlil saat menjadi narasumber dalam acara Orasi Ilmiah Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UI beberapa waktu lalu.

Keputusan untuk menyetop ekspor bahan mentah dan fokus terhadap hilirisasi yang dilakukan oleh pemerintah, tambah Bahlil, dibarengi dengan terbukanya peluang kolaborasi antara Indonesia dengan negara manapun. Karena Indonesia tidak bisa sendiri dalam mewujudkan hilirisasi.

"Maka dari itu kami buka peluang sebesar-besarnya untuk melakukan kolaborasi dengan negara manapun yang memenuhi syarat untuk melakukan kerja sama. Khususnya untuk saat ini kami butuh dukungan kerja sama dalam hal teknologi, lakukan kolaborasi dengan Tiongkok dan beberapa negara lainnya. Meyakinkan bahwa Indonesia tempat yang layak untuk melakukan investasi,” ujar Bahlil.

Selaras dengan hal tersebut, Rektor UI Ari Kuncoro juga menyatakan bahwa investasi  mendorong terjadinya kolaborasi di bidang teknologi. Ia juga menambahkan bahwa  Kementerian Investasi merupakan gerbang awal dapat terlaksananya kolaborasi investasi di Indonesia.

"Investasi mendatangkan teknologi dan menciptakan kolaborasi. Melalui teknologi, negeri ini bisa membuat lompatan besar menuju Indonesia Maju di tahun 2045. Kolaborasi penting untuk meningkatkan ekonomi dan menekan biaya di tengah ketidakpastian global. Kementerian Investasi ini yang bertanggung jawab sebagai gerbang awal investasi masuk ke Indonesia untuk kemudian keuntungannya dapat bermuara ke daerah," kata Ari.

Indonesia sendiri sudah melarang ekspor bahan mentah seperti nikel, timah, hingga bauksit. Pelarangan sudah dimulai sejak tahun lalu dan akan diperluas pada tahun ini. Meski Indonesia kalah di WTO atas larangan ekspor nikel, Presiden Jokowi mengaku hilirisasi akan terus dilanjutkan tidak terhambat karena gugatan tersebut. 

Diketahui, pemerintah menargetkan jumlah investasi yang masuk pada tahun ini mencapai Rp1.400 triliun. Jumlah ini naik Rp200 triliun dari target tahun lalu sebanyak Rp1.200 triliun.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)