EF Ambassador 2020 Dorong Milenial Cakap Berbahasa Inggris

Kini, kampanye EF Ambassador 2020 tampil dengan 12 duta serta program yang memaksimalkan potensi setiap siswa yang terpilih. Secara serentak, EF English Centers for Adults merilis kampanye EF Ambassador 2020 di seluruh center di Indonesia dengan tagar #EnglishHelpsMe.

EF Adults sebagai pusat pengajaran Bahasa Inggris bagi siswa berusia 18 tahun ke atas memahami sebagian besar siswa, termasuk generasi milenial membutuhkan berbagai metode dan kreativitas pembelajaran yang beradaptasi dengan kemajuan zaman agar dapat memberikan kontribusi secara tepat pada kemajuan dan kompetensi Bahasa Inggris yang dimiliki.

Evan Januli, Head of Marketing EF English Centers for Adults, menyampaikan, “EF Adults selalu percaya bahwa Bahasa Inggris merupakan kompetensi dasar yang wajib dimiliki oleh setiap orang, tak terkecuali generasi milenial yang saat ini menjadi SDM terbesar sebanyak 23.77%, dari seluruh WNI."

Kemampuan berbahasa Inggris akan mendukung berkembangnya interpersonal skill, yakni kemampuan yang diperlukan untuk efektif berkomunikasi, berinteraksi dan bekerja bersama individual maupun dalam grup, sehingga kompetensi kian meningkat. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, EF berusaha menciptakan program dan berbagai kampanye kreatif yang maksimal mendorong pengembangan kemampuan siswa.

“EF Ambassadors 2020 memperkenalkan 12 Ambassador EF Adults yang telah melalui proses seleksi, dengan kemampuan Bahasa Inggris yang kami nilai efektif memberikan kontribusi kemajuan dalam kehidupan personal maupun karier,” ujar Evan dalam siaran pers di jakarta (5/2/2020).

Kampanye ini mengusung tagar #EnglishHelpsMe, berupaya membangun kompetisi positif, memberikan pride akan kompetensi yang dimiliki serta menyebarkan energi positif akan keberhasilan, serta dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain, sekaligus masyarakat lebih luas untuk mau mempelajari Bahasa Inggris lebih baik lagi bersama EF Adult.

Saat ini, kompetensi mendapat perhatian masyarakat luas. Pasca pernyataan Menteri Pendidikan yang menyebutkan bahwa kita telah memasuki era di mana kompetensi dibutuhkan melebihi gelar, serta diperkuat situasi di mana pemerintahan negara semakin banyak melibatkan generasi milenial pada posisi strategis yang diperhitungkan.

Lalu, kompetensi menjadi trending topic. Mengutip Deloitte Millennial Survey 20181, terdapat 3 kunci kompetensi soft skill yang dibutuhkan generasi milenial saat ini: interpersonall skill, confidence and motivation, serta work ethic. Pemerintah pun melalui road map Making Indonesia 4.0 menyebutkan bahwa Indonesia akan menjadi top 10 kekuatan ekonomi dunia pada 2030, generasi milenial akan menjadi Sumber Daya Manusia sebagai kunci menyongsong saat tersebut, dan dituntut meningkatkan kapasitas kompetensi. Salah satunya penguasaan bahasa asing agar bisa aktif berkomunikasi di tingkat global. Berbagai fakta tersebut jelas menggambarkan bahwa kemampuan berbahasa dan berkomunikasi menjadi modal dasar pengembangan interpersonal skill sekaligus kunci penting berbagai kompetensi yang lain.

Tara Adhisti De Thouars, Psikolog Klinis Dewasa yang juga bergerak dalam psikologi pendidikan berpendapat, bahasa merupakan salah satu pendukung terbesar untuk memenuhi kebutuhan akan aktualisasi diri, yaitu kebutuhan untuk membuktikan dan menunjukan dirinya kepada orang lain. Kebutuhan aktualisasi diri melibatkan keinginan yang terus menerus untuk mengembangkan semaksimal mungkin segala potensi yang dimilikinya.

Bagi generasi milenial yang memiliki karakter open mind, open for challenges, multitasking dan advancement seeker, penguasaan bahasa memberikan kesempatan untuk memenuhi kebutuhan seluruh karakter tersebut dengan maksimal, terlebih bila bahasa tersebut berpotensi menghubungkan dirinya kepada dunia lebih luas. Kefasihan berbahasa meningkatkan kepercayaan diri dan mendukung kemampuan berkomunikasi yang menjadi salah satu soft skill paling mendasar untuk mencapai kesuksesan.

EF Adults turut memahami karakter milenial yang padat dilingkupi berbagai aktivitas, tidak ingin terikat rutinitas serta lekat dengan penggunaan teknologi. Karenanya seluruh program dan metode EF Adults menggunakan sistem belajar interaktif yang lebih mengedepankan conversation dan waktu belajar yang fleksibel, leluasa menentukan waktu belajar di mana saja secara online atau di center EF Adults manapun. Sistem Learn, Try dan Apply dengan proses fun, akrab, serta didukung teknologi terkini menjadi kunci untuk mempercepat kefasihan dan kompetensi siswa inggris.

EF Ambassadors 2020 diwakili 12 siswa EF Adults berprestasi dari center Jakarta dan Surabaya dengan ragam profesi dan latar belakang. Seluruhnya berada di level intermediate yang akan menerima beberapa penghargaan seperti free course selama 3 bulan, Ambassador Kit hingga Certificate of Recognition, serta Ambassador Starter Pack seperti travel bag, notebook, tumbler dan t-shirt. Untuk kian memaksimalkan potensi serta menginspirasi seluruh siswa dan masyarakat luas, EF Ambassadors diproyeksikan untuk dapat menjadi representative EF Adults pada berbagai acara internal dan eksternal.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)