Ekspansi ke Indonesia, Sunday Ins Siap Garap Asuransi Mobil Listrik

Sunday Ins

PT Sunday Ins Indonesia (Sunday Ins), perusahaan insurance technology (insurtech) full-stack melakukan ekspansi ke pasar Indonesia. Sebelumnya, Sunday telah beroperasi di Thailand sejak tahun 2017 silam.

“Kami ingin memberikan pengalaman asuransi digital kepada masyarakat dengan menggunakan data dan teknologi,” ujar Co-Founder & Chief Executive Officer Sunday Ins, Cindy Kua dalam Media Luncheon di Jakarta (02/12/22). Dalam layanannya, Sunday akan mempersonalisasi pertanggungan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Selain itu, Sunday juga akan menyederhanakan alur pelayanan sehingga klaim dapat dilakukan dengan lebih mudah dan transparan. Salah satunya melalui Aplikasi whatsApp.

Sunday sendiri memiliki beberapa produk layanan seperti asuransi jiwa kredit, asuransi properti, asuransi kendaran bermotor, asuransi kargo, asuransi kecelakaan diri, dan Sunday health for business. Namun, sejak diluncurkan di Indonesia pada akhir tahun 2020, perusahaan yang bermarkas di Singapura ini fokus pada asuransi kesehatan untuk kalangan individu dan kumpulan dengan distribusi melalui jaringan agensi atau affiliate.

Melalui strategi tersebut, Sunday berhasil mencatatkan pertumbuhan Gross Written Premium (GWP) dua kali lipat di tahun pertamanya melandas di Indonesia. "Kami menargetkan akan mencatatkan pertumbuhan GWP 3 kali lipat di tahun 2023 mendatang," ujarnya optmimis. Kenaikan tersebut dapat dicapai dengan topangan produk asuransi yang diluncurkan, seperti seperti asuransi individual dan asuransi kendaraan listrik. Lainnya, Sunday akan mengintegrasikan layanannya dengan mobile aplikasi yang diberinama Jolly Apps di tahun 2023 mendatang.

Untuk memuluskan langkah tersebut, perusahaan juga akan melakukan akuisisi terhadap salah satu perusahaan asuransi di Indonesia, namun sayang cindy belum dapat membocorkan siapa perusahaan asuransi yang dimaksud. Dengan begitu Sunday bisa memproduksi produk asuransi dengan cepat sesuai dengan keinginan perusahaan.

Terkait dengan asuransi mobil listrik, Sunday juga akan merilisnya di tahun depan. Mobil listrik, kata Cindy, memiliki resiko pada komponennya. Pasalnya, 50% dari harga kendaraan listrik adalah untuk batrei-nya sendiri. Jadi ketika batrei mengalami gangguan, maka kendaraan akan mengalami total loss. Salah satu strategi yang akan dilakukan Sunday untuk bersaing di pasar asuransi kendaraan listrik adalah bekerjasama dengan bengkel yang memiliki kompetensi dalam memperbaiki kendaraan listrik.

“Nantinya, pemegang polis bisa mencari bengkel terdekat untuk memperbaiki kendaraan mereka lewat Jolly Apps dengan bantuan sistem GPS,” ujarnya. Selain itu, pengguna juga bisa mendapatkan informasi lokasi stasiun penggantian batrei kendaraan listrik terdekat. Cindy menambahkan pihaknya juga akan menggunakan Artificial intellegence untuk menilai resiko pemegang polis.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)