Elemes Ramaikan Industri E-learning di Indonesia

Fenomena belajar daring atau e-learning yang semula bertujuan sebagai solusi pengajaran di masa pandemi covid-19, kini telah menjadi gaya hidup di tengah masyarakat. Pembelajaran daring saat ini tidak hanya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar di level sekolah atau universitas, tetapi juga digunakan di level perusahaan

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, perusahaan pengembang teknologi informasi, Elemes.id, ikut meramaikan industri e-learning Indonesia. “Sejak 2020 kami fokus sebagai spesialis penyedia jasa platform Learning Managament System (LMS) dan memproyeksikan potensi industri LMS sebagai jawaban dari kebutuhan e-learning training korporasi dan pendidikan,” kata CEO Elemes.id Randy Muhroji.

Elemes dalam layanannya menyediakan platform e-learning seperti online recruitmentonline learningonline assessmentmaintenance serviceadministrator support, hingga pembuatan konten pembelajaran atau learning content. “Keunggulan yang kami tawarkan pun sangat beragam seperti fleksibiltas dalam hal custom kebutuhan perusahaan, baik dari segi pembayaran sistem sewa atau beli,” jelas Randy.

Hingga saat ini, Elemes telah mengembangkan produk teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan seperti Recruita, Assesso, dan Learning Point untuk corporate. Sementara itu, Eazy Course ditujukan untuk keperluan commercial, dan Sekolah Live untuk platform sekolah online.

Platform dengan konsep tech partnership ini telah diaplikasikan di berbagai industri mulai dari perbankan, keuangan, dan pendidikan. Ke depan, Elemes akan mengembangkan bisnisnya ke arah Software as a Service (SaaS) di Indonesia. Randy menjelaskan keputusan tersebut diambil berdasarkan pola yang terjadi pada beberapa tahun ke belakang, dimana banyak korporasi membutuhkan perangkat lunak SaaS.

“Dengan berbasis cloud, perusahaan hanya membutuhkan jaringan internet untuk mengaksesnya dengan hanya bermodalkan beberapa sentuhan pada smartphone atau klik pada pc dan laptop, tanpa harus mengeluarkan biaya investasi atau membeli lisensi yang relatif mahal,” ujarnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)