Enesis Group Ingatkan Pentingnya Waspada pada Nyamuk Aedes Aegypti

Enesis Group ingatkan wabah DBD juga mengancam kesehatan masyarakat Indonesia

Indonesia bukan saja sedang darurat wabah Covid-19, tapi juga meningkatnha kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Hingga 15 Maret saja ada 25.693 pasien yang harus ditangani berbagai rumah sakit di Indonesia dengan jumlah kematian 164 jiwa. Jumlah kematian ini di atas kematian dikarenakan Covid-19 yang hingga 24 Maret mencapai 58 jiwa dari 790 pasien.

Kasus DBD di Indonesia pada tahun 2019 mengutip data Kementerian Kesehatan RI terdapat 110.921 pasien, meningkat angkanya dibanding tahun 2018 dengan jumlah kasus sebanyak 65.602 pasien. DBD merupakan penyakit yang disebabkan infeksi virus Dengue yang disebarkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti dan berbasis lingkungan.

Cara efektif dalam memberantas penyakit ini hanya dengan menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan 3M Plus dan memberikan perlindungan diri terhadap gigitan nyamuk yang kini sudah hidup di luar rumah atau di luar ruangan. Salah satu provinsi di Indonesia yaitu di Nusa Tenggara Timur telah dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) demam berdarah dikarenakan kekurangannya lotion anti nyamuk sebagai perlindungan diri.

Louis Sumantadiredja Product Manager Soffell menjelaskan pihaknya terus berinovasi dalam menciptakan produk yang bermanfaat dan menjadi komitmen Enesis Group melalui salah satu mereknya yaitu Soffell. Menurutnya nyamuk Aedes aegypti banyak ditemukan saat musim hujan karena nyamuk akan menetaskan telurnya di air. Perubahan iklim seperti hujan yang diselingi panas hingga beberapa hari membuat nyamuk Aedes aegypti leluasa berkembangbiak karena nyamuk ini suka hidup pada daerah dengan kelembaban tinggi dan cuaca yang cukup hangat seperti saat ini.

Selain itu ada perubahan perilaku nyamuk Aedes aegypti yang dahulunya menggigit hanya pagi dan sore hari kini bisa menggigit saat malam hari hingga subuh serta berkembangbiak diatas ketinggian 1.000 mdpl yang sebelumnya tidak pernah terjadi (mengutip mongabay.co.id)

Inovasi yang dilakukan Enesis adalah dengan menghadirkan Soffell lotion penolak nyamuk dapat digunakan untuk melindungi tubuh dari gigitan nyamuk dengan ektifitas perlindungan mencapai 8 jam dengan 2 perlindungan yaitu mencegah nyamuk dengan aroma dan melindungi tubuh dari gigitan nyamuk dengan rasa yang tidak disukai nyamuk.

“Masyarakat Indonesia lebih suka sesuatu yang alami, seperti menggunakan ekstrak daun, maka kami mengeluarkan varian baru yaitu, Soffel Alamia yang mengandung bahan alami yaitu menggunakan ekstrak daun Cymbopogon atau serai sehingga lebih nyaman untuk dipakai di kulit,” jelas Louis.

Kini Soffell hadir dengan varian baru yaitu Soffell Alamia dengan ekstrak daun sehingga nyaman, tidak panas dan tidak membuat kulit kering atau iritasi. Soffell Alamia terdiri dari 2 varian yaitu Soffell Mint Geranium Alamia Botol Spray 55 Ml dan Soffell Yuzu Alamia Botol Spray 55 Ml, varian ini bisa didapatkan melalui peluncuran eksklusif di Tokopedia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)