Facebook Perkenalkan Fitur Baru untuk Perkuat Brand di Bulan Ramadhan

 

Sri Widowati Sri Widowati, Country Director - Indonesia, Facebook

Facebook merilis data bahwa masyarakat Indonesia memiliki kecenderungan untuk dekat dengan keluarga dan teman-temannya saat bulan Ramadhan. Selain itu, waktu yang dihabiskan di mobile selama bulan Ramadan pada tahun 2017 telah meningkat hingga 20% dibandingkan dengan Ramadan tahun 2016 bagi para pengguna internet umur 18-64 tahun. Alasan dari perubahan ini karena mobile menjadi pusat sosialisasi yang menghubungkan orang Indonesia selama bulan Ramadhan, dari bagaimana mereka merencanakan aktivitas sosial, berinteraksi di Facebook dan membagikan momen terpenting mereka. Bahkan saat sedang menonton TV selama bulan Ramadan, 75% orang Indonesia menggunakan ponsel mereka.

Selain itu, masuknya bulan Ramadhan juga menjadi arena persaingan penjualan bisnis dan brand. “Ramadhan menjadi ajang persaingan selama sebulan penuh dan juga waktu tepat untuk meningkatkan kesadaran, penjualan dan kekuatan brand,” ujar Sri Widowati, Country Director - Indonesia, Facebook.

Melihat kebiasaan masyarakat yang hari ini yang cenderung terpusat pada mobile phone dan social media, serta kecederungan psikologis masyarakat pada momen lebaran, Facebook menawarkan wadah untuk para brand memasang iklannya. “Kami ingin membantu para pebisnis dan pemilik brand meningkatkan penjualan mereka agar lebih kuat ditengah hiruk pikuk kampanye pemasaran Ramadan dan memenangkan persaingan di bulan Ramadan. Ditambah dengan kenyataan adanya penurunan di sektor FMCG (fast moving consumer goods), kami ingin membantu itu,” ujarnya.

lima lini produk yang ditawarkan, yakni video, Instagram stories, 4C TV Sync dan pesan Sponsor Messenger (Sponsored Messages), dan Click-to-Messenger.

Iklan video di Facebook dan Instagram, serta Instagram stories ini untuk memanfaatkan pertumbuhan yang signifikan dari perilaku konsumen dalam mengkonsumsi video. Tercatat terjadi kenaikan sebesar 19%, orang yang memosting videonya ke Facebook. Sementara untuk data penonton, meningkat sebesar 74% di bulan puasa. Sementara itu, TV Sync --dengan menambahkan iklan Facebook dan Instagram ke TV,  memungkinkan penambahan jangkauan dari orang-orang yang tidak dapat mereka jangkau di TV dan penambahan frekuensi atau resonansi untuk memperkuat pesan brand bagi orang-orang yang mereka telah jangkau di TV.

Kemudian, iklan Click-to-Messenger, yakni sebuah fitur yang dapat mengajak orang langsung bergabung di satu percapakapan Messenger dengan bisnis atau brand. Fitur ini dapat memperluas jangkauan dan interaksi konsumen di Messenge. Yang terakhir, Pesan Sponsor Messenger (Sponsored Messages), yakni sebuah tipe iklan berbayar yang dikirim langsung ke semua orang yang pernah membuka percakapan dengan Facebook Page bisnis.

Fitur Messenger memberikan peluang baru bagi bisnis dalam memanfaatkan cara komunikasi yang baru dengan konsumennya. “Dengan menggunakan iklan Messenger untuk menjangkau konsumen, kami percaya bahwa bisnis akan dapat berkomunikasi dan berinteraksi lebih baik dengan konsumen mereka yang nantinya akan memberikan hasil nyata bagi bisnis. Hal tersebut dapat dimulai dengan menciptakan kehadiran mereka di platform, mengirimkan pesan kepada konsumen mereka secara berkala dan memastikan bisnis mereka dapat ditemukan melalui solusi iklan yang tersedia," tambah Widowati.

Paket ini diharapkan dapat membantu bisnis dan brand terhubung dengan konsumen selama bulan Ramadan. “Selain itu, brand juga dapat meningkatkan awareness dan dampak brand terhadap target audiens mereka dengan memanfaatkan solusi ini,” ia menegaskan.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)