Festival Made In Indonesia Raih Award dari Montgomery County

Warna-warni corak baju batik menghiasi jalanan Elsworth Drive hingga Veterans Plaza di Silver Spring, area yang terletak di perbatasan antara kota Washington DC dan Maryland, Amerika Serikat. Hari minggu lalu, ribuan warga Amerika bersama-sama dengan komunitas Indonesia ikut merayakan Hari Batik Nasional Indonesia dalam ajang festival tahunan, Made In Indonesia Festival.

Kiri-kanan: Reemberto Rodriguez, Direktur Regional Silver Spring Montgomery County, Maya Naratama, David Merrill, President The US-Indonesia Society, Sidharto R. Suryodipuro - The Deputy Chief of Mission, KBRI Washington D.C. Kiri-kanan: Reemberto Rodriguez, Direktur Regional Silver Spring Montgomery County, Maya Naratama, David Merrill, President The US-Indonesia Society, Sidharto R. Suryodipuro - The Deputy Chief of Mission, KBRI Washington D.C.

Dengan tema Celebrate National Batik Day in Style, festival yang diselenggarakan untuk ke-5 kalinya ini mengangkat tema khusus batik dengan mengajak pengunjung memakai baju batik, mengunjungi berbagai stan batik dan ikut dalam kompetisi Batik Fashion Show.

Beberapa pengunjung juga tampak mengantri untuk membeli berbagai jenis makanan Indonesia mulai dari sate ayam, sate maranggi, mie bakso, rempeyek, pempek hingga es cendol dan es kopyor. Aneka makanan ini dijual oleh 8 stan makanan dan minuman dari para juru masak Indonesia yang datang dari berbagai negara bagian seperti Philadelphia, Virginia, Washington DC dan Maryland.

Sementara di pelataran Veterans Plaza, pengunjung lainnya mengunjungi berbagai stand pameran produksi buatan Indonesia seperti baju, tas dan sepatu batik, kerajinan perak dari Bali, peragaan tenun ikat, info pertanian dan perdagangan di Indonesia, kids corner, hingga ke stan sekolah Hip-Hop Dance dengan koreografer warga Indonesia.

Di`atas panggung, perayaan batik semakin meriah dengan acara Batik Fashion Competition. Menariknya, para penonton memakai baju batik juga. "Saya datang ke sini bersama keluarga memakai baju batik", ujar Alex, warga Montgomery County yang datang bersama keluarga besar yang semuanya memakai baju batik. Alex mengaku pernah tinggal di Indonesia selama empat tahun, dan menyukai festival ini.

washington2

Selain lomba batik ada penampilan dari Banjar Bali, Calm Collective (band lokal), Backstabber (band lokal), Indonesian Kids Performing Arts, Indonesian Choir, Fashion Show by Metrini dan lainnya. Hadir juga bintang tamu Chef William Wongso, Kang Danny Bule (Dan Nicky vokalis dari band Son's Of Sangkuriang) dari Chicago, Beeba dan Desire Dangdut In Amerika dari Delaware, finalis The X Factor Indonesia Prayang Sunni Yulia, penyanyi legenda Rock, Atiek CB dan penyanyi jazz, Shakila.

Dari Los Angeles, hadir Irena Liza, Mrs Indonesia untuk Mrs Asia USA. Selain turut memeriahkan acara ini, Irena juga menjadi juri untuk Batik Fashion Competition. "Made In Indonesia Festival adalah sebuah cerita tentang Indonesia", kata Wakil Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Arto Suryodipuro dalam sambutannya

"Festival ini sangat fantastik, menampilkan komunitas Indonesia di area DMV (DC, Maryland, Virginia), hal ini belum pernah ada sebelumnya", ujar Reemberto Rodriguez, Direktur Regional Silver Spring yang datang bersama keluarga.

Reemberto hadir membawa kejutan yaitu membawa sebuah penghargaan Montgomery County Award yang diberikan langsung kepada Maya Naratama, Founder dan Direktur Festival Made In Indonesia. Penghargaan ini diberikan sebagai pelopor Festival Made In Indonesia yang berhasil menghubungkan komunitas Indonesia dengan komunitas lainnya di area Montgomery County. Penghargaan ini ditandatangani oleh County Executive (Walikota) Montgomery County, Isiah Legget.

"Alhamdulillah, saya tidak menyangka mendapatkan penghargaan ini. Terima kasih atas semua dukungan tim Made In Indonesia Festival, KBRI dan seluruh pihak yang mensupport event ini. Made In Indonesia memang ditujukan untuk membangun branding Indonesia agar lebih dikenal dan diterima oleh publik Amerika, terutama di kota Washington DC dan sekitarnya", kata Maya.

"Festival seperti ini mengenalkan kekayaan dan keanekaragaman Indonesia kepada masyarakat Amerika', ujar David Merrill, Presiden dari lembaga USINDO (The US Indonesia Society).

washington3

Hingga dini hari, pengunjung masih mengalir memenuhi berbagai stand, terutama stand makanan dan juga stand pameran Remarkable Indonesia yang menyajikan coffee tester.

Made In Indonesia Festival diselenggarakan oleh Acha Productions, bekerjasama dengan KBRI dan USINDO. "Kami berharap dari festival ini, publik Amerika akan lebih mengenal Indonesia dengan keanekaragaman budaya, kuliner dan produknya," ujar Maya menutup wawancara

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)