Fintech UangTeman Raih Investasi US$ 12 juta

Fintec UangTeman mengumumkan telah memperoleh pendanaan Seri A dengan mengumpulkan total dana sebesar US$12 juta, atau Rp 160,76 miliar (kurs BI Rp13.397) yang berasal dari investor baru maupun investor yang sudah ada. Pencapaian Seri A ini dipimpin oleh K2 Venture Capital Ltd, perusahaan patungan antara SGH yang terdaftar TIH Limited dan Loxbit pcl, anak perusahaan konglomerat Loxley pcl yang terdaftar di Thailand.

Aidil Zulkifli, CEO UangTeman, mengatakan, dana tersebut akan digunakan untuk mengukur akuisisi pelanggan yang menguntungkan di seluruh Indonesia dan sebagai investasi untuk melakukan penelitian maupun pengembangan secara berkelanjutan. Menurut Aidil, UangTeman berencana membuka Pusat Ilmu Pengetahuan dan Analitikal di Singapura dan India yang akan berfokus mengenai analisis pinjaman.

“Kami sangat senang dengan dukungan yang diperoleh dari investor lokal dan internasional, seperti K2 Venture Capital dalam penggalangan dana yang kompetitif ini. Kami akan berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan lebih lanjut yang memungkinkan kita dapat menyampaikan kebahagiaan tersebut kepada pelanggan kami nantinya,” ujar Aidil.

Aidil menambahkan, perusahaan lain yang turut berpartisipasi tercapainya pendanaan Seri A di UangTeman, yakni STI Financial Group, perusahaan manajemen aset yang berbasis di Hong Knamun ia belum bisa mengungkapkan nominal investasinya. “Draper Associates sekaligus sebagai investasi besar pertamanya ke dunia startup di Indonesia ​serta investor yang sudah ada di UangTeman seperti Alpha JWC Ventures dan Teong Chee Hooi,” tambahnya.

Selain itu, sebagai bagian dari kesepakatan investasi, Stanley Wang selaku Managing Director of K2 Venture Capital Ltd, akan bergabung dalam dewan direksi induk perusahaan PT Digital Alpha Group Pte Ltd. Yang menaungi UangTeman. "Indonesia memiliki populasi yang sangat besar dan hampir seluruhnya sudah mengakses lewat saluran mobile serta secara online. Kami melihat, UangTeman sebagai pelopor yang paling menjanjikan di industri fintech yang tampak masih baru di Indonesia. Mereka memiliki tim manajemen yang dinamis dan berkomitmen untuk membangun platform waralaba maupun teknologi yang kuat. Oleh karena itu, kami optimistis bahwa mereka dapat sukses di pasar lain di kawasan ini,” ungkap Stanley.

UangTeman sendiri pada 21 Juni 2017 telah secara resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai dengan Peraturan OJK (POJK) Nomor 77/POJK.01/2016 mengenai layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi. Sejak pertama kali hadir di Indonesia hingga periode 31 Desember 2016, UangTeman telah hadir di 15 kota di Indonesia, dan mengalami pertumbuhan lebih dari 300% dengan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di bawah angka 2%.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)