Fuse Raih Pendapatan Premi Bruto Rp1,5 Triliun di 2021 | SWA.co.id

Fuse Raih Pendapatan Premi Bruto Rp1,5 Triliun di 2021

Perusahaan insurtech, Fuse membukukan pendapatan premi bruto sebesar US$105 juta atau sekitar Rp1,5 triliun di 2021. Dengan angka tersebut, Fuse mencatatkan kontribusi 2% terhadap pangsa pasar asuransi umum di Tanah Air. Pendapatan tersebut didorong oleh model bisnis B2A (Business to Agent/ Broker) dan B2B2C.

“Dengan berbagai keuntungan dan kemudahan yang kami tawarkan dalam bertransaksi asuransi, semakin banyak tenaga pemasar/ partner yang bergabung dalam ekosistem Fuse dan memanfaatkan platform teknologi kami dalam skala nasional,” kata Andy Yeung, CEO Fuse. Kini, startup yang didirikan sejak 2017 itu telah memiliki 27 kantor cabang di seluruh Indonesia.

Sejak Kuartal III/2021, Fuse berkolaborasi dengan Tokopedia untuk mempermudah  penawaran asuransi kepada end-customer. “Hal ini menjadi bagian dari fokus Fuse pada kemitraan strategis untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap asuransi,” ujarnya menambahkan.

Kemitraan strategis juga dilakukan lewat kolaborasi dengan lembaga keuangan tradisional termasuk Maybank Finance, Wuling Finance, Simas Hana Finance dan Clipan Finance, dengan menawarkan produk asuransi konvensional. Andy optimis kombinasi antara konvensional dan kanal digital dapat membantu pengembangan bisnisnya di tahun 2022.

Keyakinan ini tercermin dari minat investor yang dalam pada Semester II/2021, Fuse merampungkan tiga putaran pendanaan, yakni Seri B, Seri B tambahan dan Seri B Plus, dipimpin dan diikuti oleh investor global seperti GGV Capital, eWTP serta investor lokal seperti East Ventures (Growth Fund), Emtek dan Saratoga Investama. Modal sebesar US$50 juta atau Rp715 miliar itu rencananya akan digunakan untuk membawa lebih banyak partner ke dalam ekosistem Fuse, memperkuat kapabilitas platform teknologinya, serta mempercepat pertumbuhan di Asia Tenggara.

“Pengalaman kami di Indonesia telah memberi kami wawasan tentang pasar insurtech. Hal ini menjadi landasan untuk membantu kami menjangkau masyarakat di Asia Tenggara yang belum terproteksi, dengan cara yang cepat, mudah dan efisien," kata Andy.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)