Garuda Siapkan 14 Pesawat Berbadan Lebar untuk Haji 2019

Garuda Indonesia menyiapkan 14 pesawat berbadan lebar (wide body) untuk pelaksanaan operasional haji  2019 (1440 H), menyusul telah ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Kementerian Agama RI mengenai pengadaan transportasi udara penyelenggaraan haji tahun ini.

Direktur Niaga Garuda Indonesia, Pikri Ilham Kurniansyah, mengatakan, pihaknya siap untuk memberangkatkan calon jemaah haji 2019 dan memastikan layanan penerbangan haji pada tahun ini dapat berjalan dengan lancar seperti tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, Garuda juga mempersiapkan layanan cabin crew yang sebagian direkrut khusus dari daerah embarkasi.

Menurut Pikri, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen dari pelayanan Garuda Indonesia kepada para jemaah, dengan tujuan mengatasi kendala komunikasi mengingat sebagian jemaah hanya mampu berbahasa daerah.

"Berkaca dari pencapaian kinerja haji tahun lalu di mana kami berhasil mempertahankan capaian ketepatan waktu di atas 90%, kami optimistis kesiapan dan kelancaran layanan operasional haji dapat terus kami maksimalkan,” kata Pikri dalam siaran persnya di Jakarta (02/04/2019).

Pada 2019 ini, Garuda Indonesia menyiapkaan sebanyak 14 pesawat haji yang terdiri dari tiga pesawat B747-400, lima pesawat B777-300ER, dan enam pesawat A330-300/200. Adapun jumlah pesawat yang dioperasikan pada musim haji 2019 tersebut menyesuaikan dengan trafik jamaah haji pada tahun ini.

Garuda Indonesia juga akan menerbangkan sebanyak 104 ribu jamaah yang rencananya akan diberangkatkan dari sembilan embarkasi yang terdiri dari 267 kloter di seluruh Indonesia, meliputi Aceh, Medan, Padang, Jakarta, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Lombok.

Penerbangan fase keberangkatan rencananya akan dimulai pada tanggal 7 Juli 2019 - 5 Agustus 2019. Gelombang 1 fase keberangkatan tersebut akan diberangkatkan menuju Madinah dari tanggal 7 - 19 Juli 2019. Adapun gelombang 2 fase keberangkatan akan diberangkatkan menuju Jeddah pada tanggal 20 Juli 2019 - 5 Agustus 2019.

Sementara itu, fase kepulangan akan dimulai dari tanggal 17 Agustus 2019 - 15 September 2019. Gelombang 1 fase kepulangan tersebut akan diberangkatkan dari Jeddah dari tanggal 17 Agustus 2019 - 29 September 2019.  Adapun gelombang 2 fase kepulangan akan diberangkatkan dari Madinah pada tanggal 30 Agustus 2019 - 15 September 2019.

Garuda Indonesia juga menyediakan akses informasi secara real time untuk jemaah dan keluarga yang ingin memantau update perkembangan operasional waktu keberangkatan dan kedatangan setiap kloter haji melalui websitenya.

Sebagai informasi, pada 2018 Garuda Indonesia menerbangkan sebanyak 107 ribu jemaah haji, dengan tingkat ketepatan waktu penerbangan (OTP/on-time performance) secara keseluruhan sebesar 94,75%. Adapun sebanyak 107 ribu jemaah haji tersebut diterbangkan dari sembilan embarkasi yang dibagi dalam 277 kelompok terbang (kloter).

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)