Gaya Len Industri Kelola SDM Milenial

MiLenovator sebutan generasi milenial Len Industri mengambil porsi 70% karyawan BUMN yang memiliki visi menjadi perusahaan teknologi kelas dunia

Pengelola SDM di berbagai organisasi mengalami tantangan saat ini. Terutama menghadapi karakter pekerja saat ini yang mayoritas didominasi generasi milenial. Beberapa studi menyebut, generasi ini sangatlah mudah berpindah tempat bekerja, tidak takut menganggur, suka tantangan dan berorientasi sosial.

BUMN yang sudah beradaptasi dan bertransformasi menjadi organisasi modern pun perlu banyak belajar dari perusahaan swasta luar yang dikenal lebih dari 80% karyawannya dari milenial seperti Google. Walau sebenarnya tidak ada perusahaan satu pun di dunia yang benar-benar dianggap berhasil mengelola generasi milenial di perusahaannya.

Len Industri salah satu BUMN teknologi di Indonesia pun
terus beradaptasi dengan kondisi ini. Dengan visi menjadi perusahaan teknologi
kelas dunia, menjaga SDM milenialnya dengan menggali potensi mereka melalui
inovasi maka itu generasi ini di Len Industri disebut MiLenovator yang
merupakan singkatan dari millenial
innovator.

Direktur Utama Len Industri,Gamal Yasin, dengan mendorong perubahan bagaimana mengelola SDM yang mayoritas milenial.  ‘Kami memberikan panggung kepada para milenial tidak hanya di posisi manajerial namun juga dalam beberapa kegiatan utama Len Industri,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini BUMN terkenal dengan sistem birokrasi yang kuno, pola pikir yang kaku serta lingkungan kerja yang membosankan. Sehingga dianggap tidak sesuai dengan generasi milenial yang lebih fleksibel dan modern. Len Industri mengantisipasinya dengan menghadirkan co-working space yang nyaman sehingga para milenial dapat mengeluarkan potensi terbaiknya.

Salah satu upaya mendorong rasa bangga milenial adalah saat ini Len Industri memroses pembuatan seragam baru yang identik dengan milenial dengan harapan membawa semangat baru dalam bekerja dengan tampil kekinian membangun Inovasi bagi negeri.

Menurutnya, para milenovator ini merupakan generasi harapan pemegang posisi kunci inovasi di Len Industri untuk 10-15 tahun ke depan. Untuk mendukung visinya, Len Industri mempersiapkan pembekalan yang disebut dengan Len Way dimana budaya knowledge management, coaching, innovation dan leadership terus digulirkan secara berkala. Saat ini, Len Way membangun para pejuang masa kini untuk menebarkan semangat inovasi BUMN membangun negeri untuk bangga menjadi bagian dari keluarga BUMN.

Salah satu upaya membuat para milenovator betah di Len Industri adalah menangkap ide-ide perubahan yang mereka dorong melalui program Milenovation Award, sebuah ajang kontestasi tahunan untuk para milenial Len Industri. Dalam ajang ini mereka ditantang untuk menghadirkan inovasi pemikiran yang dituangkan dalam sebuah program, sistem, atau produk prototipe yang berorientasi bisnis dan memberikan solusi bagi negeri dalam waktu 6 bulan.

“Milenovation Award diharapkan dapat menumbuhkan semangat
inovasi karya anak bangsa yang membentuk karakter pejuang masa kini sebagai
generasi harapan bagi Len Industri dan tentunya bagi kesejahteraan dan kemajuan
bangsa,” jelas Haidir Afesina, Vice Manager Business Development Len Industri.

Pemenang MiLenovation Award 2018 diraih oleh tim yang menciptakan tools crib berbasis Web dan RFID Reader. Tools crib ini merupakan sebuah inovasi sistem aplikasi peminjaman tools yang lebih efisien dan paperless sehingga mempermudah bagian perencanaan produksi untuk merencanakan jadwal produksi yang lebih akurat.

Sementara pada posisi kedua diraih oleh tim dengan produk yang diberi nama LenSOS. LenSOS adalah sebuah sistem yang memiliki battery pack dan inverter serta folded solar cell yang bisa menjadi pembangkit tenaga listrik pada kondisi darurat seperti bencana alam. Selain itu LenSOS dilengkapi dengan radio transceiver dan satelite phone untuk memperlancar komunikasi pada saat infrastruktur komunikasi terputus atau rusak. 

“Perusahaan berharap banyak ide-ide kreatif, inovatif dari para milenial yang bisa ditampilkan dari diadakannya ajang ini. Kami berharap ide-ide tersebut bisa diimplementasikan secara nyata bagi kemajuan negeri,” kata Haidir.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)