Generali BeSmart  Berikan Proteksi Manfaat Pasti dengan 100% Premi Kembali

Gejolak ekonomi yang sedang terjadi di dunia menyebabkan inflasi finansial dan berdampak di berbagai area. Hal ini juga berpengaruh terhadap peningkatan harga di berbagai sektor, termasuk pangan dan kesehatan, daya beli dan tren konsumsi masyarakat, dan volatilitas pasar investasi.

Kondisi ini terjadi justru di saat kesadaran masyarakat untuk berasuransi meningkat. Melihat kondisi yang penuh ketidakpastian dan kebutuhan proteksi dari masyarakat tersebut, Generali meluncurkan solusi inovatif terbaru, BeSmart.

Edy Tuhirman, Chief Executive Officer Generali Indonesia menjelaskan, BeSmart merupakan rangkaian terbaru dari seri solusi proteksi inovatif. Sebelumnya Generali telah memasarkan produk BeSmart Link dan BeSMART Link Syariah di awal tahun 2022.

Menurutnya, BeSmart menjawab kebutuhan proteksi masyarakat yang menginginkan manfaat perlindungan jiwa pasti, serta memberikan 100% premi kembali dengan kondisi klaim maupun tidak klaim. P]]roduk ini juga dilengkapi manfaat kesehatan yang customized dengan jangkauan hingga ke seluruh dunia, perlindungan penyakit kritis, dan manfaat tambahan lainnya. Fleksibel, produk ini juga memberikan pilihan jangka waktu pembayaran premi yang diinginkan dengan masa perlindungan hingga usia 100 tahun.

“Bertepatan dengan hari jadi Generali Indonesia yang ke-14 dan  dalam rangka mengawali momentum Hari Kemerdekaan tahun ini, kami menghadirkan inovasi BeSmart sebagai wujud komitmen kami dalam mendampingi nasabah dan masyarakat di tengah ketidakpastian. Manfaat pasti dari BeSmart  menjadi sebuah terobosan bagi masyarakat yang cerdas dan yang ingin merdeka dari rasa khawatir untuk maju tanpa ragu dengan penuh semangat dalam menjalani hidup,” jelas Edy mengklaim.

Pertumbuhan kebutuhan asuransi juga semakin meningkat seiring dengan hadir meningkatnya kesadaran masyarakat sejak awal pandemi hingga saat ini. Sesuai dengan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, tercatat jumlah kepemilikan polis sebesar 17,4% dan pertumbuhan jumlah tertanggung sebesar 18,1% sehingga menjadi 75,45 juta secara industri.

Berdasarkan data klaim Generali, sepanjang Semester I/2022 Generali telah membayar klaim lebih dari Rp 521 miliar. Jumlah itu di antaranya terjadi kenaikan klaim kesehatan sebesar 45% (yoy) dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya. Hal ini menandakan bahwa proteksi jiwa dan kesehatan sangat diperlukan, terlebih dengan munculnya berbagai varian baru Covid-19 dan virus-virus lainnya seperti monkey pox dan sebagainya.

Pages: 1 2

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)