Genjot Kinerja, Bank Bukopin Siapkan Program Strategis

Tren pertumbuhan jangka panjang terus dipertahankan oleh Bank Bukopin.  Hal ini tercermin dari posisi asetnya, dimana hingga kuartal kedua ini mencapai Rp115,2 triliun, tumbuh 18,56% dibandingkan dengan posisi pada Juni 2016.

Menurut Eko Rachmansyah Gindo, Direktur Keuangan dan Perencanaan PT Bank Bukopin Tbk, pihaknya telah menyiapkan sejumlah program Quick Win dan program strategis untuk mendorong pertumbuhan jangka pendek dan jangka panjang.

Eko menambahkan program strategis yang disiapkan adalah fokus pada bisnis dengan capital charge rendah, optimalisasi bisnis proses kredit, peningkatan CASA, rekomposisi sumber pendanaan, peningkatan fee based income yang berkelanjutan, penguatan proses bisnis, bisnis startup & aliansi fintech, serta menjangkau nasabah baru khususnya generasi milenial.

Hingga kuartal II/2017 Bank Bukopin berhasil menggenjot pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 23,48% menjadi Rp95,6 triliun dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kondisi itu mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat.

Sedangkan  pada periode yang sama, CAR Perseroan meningkat menjadi 16,34%. Penguatan modal ini disumbangkan dari hasil penerbitan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank Bukopin Tahap II tahun 2017 sebesar Rp1,405 triliun.

Selain itu,  likuiditas Perseroan pada kuartal kedua tahun 2017 masih tetap terjaga dengan baik. Hal ini terlihat pada posisi LDR Perseroan sebesar 75,07%, turun 16,21% secara year-on-year.

Dari sisi pertumbuhan kredit, hingga kuartal kedua tahun ini,  mengalami peningkatan dari Rp70,8 triliun menjadi Rp72,9 triliun. Pertumbuhan tersebut disumbangkan oleh peningkatan kinerja pada sektor ritel yang terdiri dari Mikro, UKM, dan Konsumer.

Hingga Juni 2017 dari total kredit ritel yang disalurkan Perseroan berasal dari segmen Mikro sebesar 15,41%, segmen UKM sebesar 42,31%, dan segmen konsumer sebesar 11,06%.  Sisainya sebesar 31,22% diserap oleh segmen komersial. Dengan pencapaian tersebut, sampai dengan kuartal kedua tahun 2017, Perseroan berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp615 miliar.

Darandono

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)