Gerai Decathlon Summarecon Bekasi Sedot Investasi Rp75 Miliar

Jeremie Ruppert, Direktur Utama Decathlon Indonesia (ke-2 dari kanan)

Perusahaan ritel olahraga asal Perancis, Decathlon, makin agresif menggarap pasar Indonesia. Setelah sukes membuka toko perdana di Alam Sutera, Tangerang Selatan, kini Decathlon buka sports meeting point kedua di Summarecon Bekasi. Nilai investasi yang dibenamkan di toko perlengkapan olahraga seluas 2.000 meter persegi itu sebesar Rp75 miliar.

Jeremie Ruppert, Direktur Utama Decathlon Indonesia, menjelaskan, setelah pembukaan gerai Decathlon Alam Sutera dan Summarecon Bekasi, pihaknya akan buka cabang di Mal Taman Anggrek dan Kelapa Gading pada April 2019 mendatang. Selanjutnya, akan buka di luar Jabodetabek, tepatnya di Solo dan Bandung.

“Saat ini semua produk Decathlon Indonesia masih 100% impor. Target kami, tahun 2019 produk buatan Indonesia akan mencapai 10% porsinya dan 90% impor. Sedangkan, 10 tahun lagi, target kami produk buatan Indoensia dan impor fifty- fifty,” ungkap Jeremie yang berkebangsaan Perancis ini (13/12/2018).

Lebih dari 15 ribu produk dari brand eksklusif Decathlon Summarecon Bekasi dengan 60 macam cabang olahraga dijual di dalam toko yang luas dan lengkap tersebut. Juga, ada lapangan olahraga tertutup (lebih baru dibandingkan dengan sports meeting point di Decathlon Alam Sutera) dengan luas 425 meter persegi tersedia gratis untuk semua warga dan komunitas olahraga untuk mengadakan latihan dan mengembangkan olahraga mereka setiap hari dan saat berkunjung ke Decathlon Summarecon Bekasi. Acara dan kelas olahraga tentu saja akan dikolaborasi dengan komunitas sekitar dan klub olahraga untuk mempromosikan dan menyatukan satu sama lain untuk mengembangkan olahraga lebih jauh lagi.

Dengan membuka sports meeting point kedua di Indonesia, Decathlon Indonesia akan mewujudkan “membuat olahraga dapat diakses bagi banyak orang”. Menurut Jeremie, Indonesia adalah negara dengan pemandangan yang sangat luar biasa, sehingga dapat menjadi tempat untuk mengembangkan olahraga seperti hiking dan trekking. Lebih lagi, Indonesia sudah menjadi negara yang memiliki level internasional untuk acara olahraga, seperti Asian Games 2018 yang menjadi salah satu contoh sukses.

“Decathlon Summarecon Bekasi menjadi salah satu tujuan Decathlon Indonesia untuk menjadi sports meeting point di mana sport users kami berlatih olahraga. Di mana pun kami berada, kami mencoba untuk membangun ekosistem untuk mempromosikan latihan olahraga dengan menghubungkan sports meeting point, sport users dengan komunitas lokal,” papar jeremie.

Sebagai contoh pada 2018 di Alam Sutera, Decathlon Indonesia mengadakan sekitar 350 kelas, acara-acara yang mengajak komunitas sampai memiliki sport users sekitar 15 ribu orang. Di samping itu, kurang lebih 50 ribu sport users sudah menikmati lapangan olahraga ini secara gratis bersama teman-teman atau keluarga.

Bagi Decathlon, poin utama di Indonesia adalah untuk berkontribusi dalam pengembangan industri lokal dan memberdayakan pengusaha lokal. Sejak 2016, Decathlon juga telah bekerja sama dengan beberapa perusahaan lokal untuk memproduksi beberapa barang lokal. Produksi lokal sudah mencapai 6 jenis dalam 2 tahun dan akan terus bertambah pada 2019 dengan proses baru untuk ban sepeda yang dimulai di Medan, Sumatera Utara. “Dalam 10 tahun, 50% dari produk lokal kami akan dijual di Indonesia dengan standar dan kualitas internasional. Kami percaya akan daya saing dengan industri Indonesia." kata Jeremie.

Pembukaan Decathlon Summarecon Bekasi ini menjadi bagian dari jerih payah Decathlon untuk memberikan servis yang lebih baik untuk sport users Indonesia dan berinteraksi lebih dekat dengan mereka. Mulai sekarang, sport users di Indonesia bisa merasakan secara langsung produk-produk Decathlon dan olahraga dapat diakses bagi banyak orang.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)