Gerakan MINA BPKH Ajak Generasi Milenial Berhaji

Anggota Badan Pelaksana BPKH, A. Iskandar Zulkarnain

Haji merupakan salah satu ibadah yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang mampu. Umumnya keinginan atau kesempatan untuk berhaji muncul ketika menjelang atau bahkan saat berusia senja.

Ibadah haji sendiri adalah kegiatan ziarah ke kota suci Mekkah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Artinya seluruh rangkaian kegiatan haji tersebut selain membutuhkan kemampuan finansial, juga sangat memerlukan kemampuan fisik dan keilmuan.

Alangkah idealnya apabila umat muslim dapat menunaikan haji di usia muda. Berangkat dari latar belakang itulah, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)meluncurkan Gerakan “MINA – Mari Tunaikan Haji Selagi Muda”.

MINA diharapkan menjadi satu gerakan nasional untuk menggaungkan keinginan berhaji sejak dini, khususnya di kalangan generasi milenial. Anggota Badan Pelaksana BPKH, A. Iskandar Zulkarnain di Jakarta (26/12/2018), menyatakan,“Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, BPKH berkeyakinan MINA dapat menggerakkan masyarakat Indonesia untuk menunaikan hajidi usia dini. Dengan demikian diharapkan akan terbentuk generasi yang memiliki kesalehan individu dan sosial yang menjadi modal dalam membangun bangsa”.

Di tengah era globalisasi dan kemajuan teknologi yang sangat pesat, anak-anak muda menjadi generasi yang paling terdampak. Saat ini vlogging atau membuat vlog menjadi salah satu tren yang populer di kalangan mereka. BPKH melihat hal ini sebagai peluang dan sarana untuk meraih minat serta meningkatkan kesadaran generasi ini terhadap Gerakan MINA.

Untuk itulah BPKH menggelar “Lomba Vlog MINA”, sebuah kompetisi membuat karya vlog bagi kalangan muda yang hasilnya diharapkan dapat menggugah kesadaran seluruh pihak untuk menyegerakan kewajiban menunaikan haji.

“Gerakan MINA dengan lomba vlognya ingin menanamkan nilai positif kepada generasi muda untuk meningkatkan semangat beribadah, sekaligus menumbuhkan kesadaran dalam merencanakan masa depan dengan mulai membiasakan diri menabung, serta turut berperan aktif dalam sebuah program kreatif bernilai edukasi”, kata Iskandar.

BPKH Lomba Vlog MINA” akan dilaksanakan mulai 26 Desember 2018 s.d 26 Januari 2019. Dewan Juri yang terdiri dari Ustadz Cholil Nafis dan Ustadz Erick Yusuf didaulat untuk memberikan penilaian berdasarkan; kesesuaian dengan tema, teknik pengambilan gambar, musik dan suara, penyampaian pesan (kreativitas dan keunikan), serta jumlah penonton (viral).

Untuk para juara, BPKH telah menyiapkan total hadiah uang tunai sebesar Rp. 50 Juta dengan rincian : Rp15 juta (juara 1), Rp12 juta (juara 2), Rp 10 juta (juara 3), Rp10 juta (juara favorit) dan Rp3 juta (juara harapan 1). Pemenang “BPKH Lomba Vlog MINA” akan diumumkan pada 31 Januari 2019 di website dan media sosial BPKH.

Untuk mendukung gerakan ini, BPKH juga bekerja samad engan 31 r yaitu; Bank Aceh, Bank BTN, Bank DKI, Bank Kaltim, Bank Kalbar, Bank Jambi, Bank Mega Syariah, Bank Sinarmas Syariah, Bank Nagari Syariah, Bank Kalsel, Maybank, Mandiri Syariah, Bank BPD DIY, Bank Jatim Syariah, BTPN Syariah, Bank Sumut Syariah, Bank Riau Kepri, Bank Sumsel Babel Syariah, Bank Sulselbar, Bank NTB, BCA Syariah, BNI Syariah, CIMB Niaga Syariah, Bank BRI, Bank Bukopin Syariah, Bank Muamalat, Panin Dubai Syariah Bank, Bank Jateng Syariah, Permata Bank Syariah, Danamon, dan OCBC NISP.

Para calon peserta “BPKH Lomba Vlog MINA” maupun masyarakat umum dapat memulai gerakan ini dengan membuka tabungan haji melalui salah satu bank tersebut.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)