Giatkan Green Energy, PLN Luncurkan Dokumen Kerangka Kerja Pembiayan Berkelanjutan

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menerbitkan dokumen kerangka kerja pembiayaan berkelanjutan. Penerbitan ini merupakan strategi perseroan untuk mewujudkan Green Financing, sekaligus menjadi bukti bahwa perseroan berkomitmen untuk meningkatkan penggunaan energi yang ramah lingkungan dan mengurangi emisi karbon.

“Kami berusaha untuk berubah, dan kami sadar perjalanan masih panjang. Namun, kami siap untuk bertransformasi. Kami menantikan tantangan ini dan kami siap untuk memberikan pasokan listrik yang berkualitas tinggi dan berkelanjutan kepada masyarakat Indonesia” kata Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara, Zulkifli Zaini.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Asian Development Bank (ADB) untuk Asia Tenggara, Ramesh Subramaniam menjelaskan bahwa penerbitan dokumen kerangka kerja pembiayaan berkelanjutan menjadi langkah penting di tengah komitmen dan upaya PLN untuk menyediakan energi yang bersih dan berkelanjutan.

"Kami menantikan kolaborasi berkelanjutan dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan berkualitas tinggi dan berkelanjutan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” ucap Ramesh.

Dalam pendanaan proyek pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT), perseroan bekerjasama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).  SMI mengimplementasikan platform SDG Indonesia One, yang mencakup 4 pilar, yaitu fasilitas pengembangan, fasilitas de-risking,  fasilitas pembiayaan, dan dana ekuitas, yang karakteristik skemanya sesuai untuk kebutuhan pengembangan EBT di Indonesia. 

Sebagai tambahan, Pada tahun 2019 lalu, perusahaan menambahkan pembangkit listrik terbarukan sebanyak 463 megawatt (MW). Selain itu, perseroan juga telah memasang lebih dari 160 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal kepada masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua untuk memasok listrik di daerah terpencil.

Untuk CSR sendiri, PLN telah menggelontorkan dana sebesar Rp275 miliar melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan sepanjang tahun 2019 lalu.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)