Grabfood Tingkatkan Pengalaman Pelanggan Saat Tinggi Order

Data GrabFood menunjukan bahwa pesanan para konsumen di bulan Ramadan terkonsentrasi di waktu-waktu menjelang berbuka puasa, antara pukul 4 dan 5 sore. Di luar bulan Ramadan, jam sibuk terbagi secara merata di waktu makan siang dan makan malam. Oleh karena itu, hal ini tentu dapat membebani mitra pengantaran, merchant dan juga platform Grab.

Oleh karena itu, setiap tahun, tim teknologi dan operasional Grab menyiapkan selama berbulan-bulan sebelum Ramadan untuk merencanakan aspek operasional di periode ini. Dengan fitur aplikasi yang disempurnakan, keterlibatan mitra pengemudi dan merchant sejak awal, dan dukungan 24/7 dari tim GrabFood, diharapkan dapat memberikan layanan yang dapat diandalkan oleh konsumen kapan saja sepanjang hari, sekaligus membantu merchant memperoleh penjualan yang maksimal dan memberikan pengalaman konsumen yang bermutu. Untuk memastikan bahwa semua inisiatif berjalan dengan lancar, tim teknologi Grab juga siaga 24/7 mendukung setiap masalah yang mungkin terjadi.

“Sebagai layanan pesan-antar makanan terkemuka di Indonesia, GrabFood berupaya untuk memberikan layanan pesan-antar makanan yang istimewa dan pengalaman konsumen yang menyenangkan di setiap kesempatan. Melalui fitur aplikasi yang disempurnakan, keterlibatan mitra pengemudi dan merchant sejak awal, dan dukungan 24/7 dari tim GrabFood, kami berharap dapat menjadi layanan yang dapat dipercaya konsumen kapan saja,” ujar Hadi Surya Koe, Head of Marketing GrabFood Grab Indonesia.

Hadi mengaku, inovasi layanan yaitu berupa fitur terjadwal terinspirasi dari tingginya order jelang buka puasa. GrabFood meluncurkan Fitur Pesanan Terjadwal tahun lalu untuk memfasilitasi persiapan awal para konsumen di bulan Ramadan. Tahun ini fitur ini ditingkatkan pengalamannya menjadi lebih baik lagi.

Pesanan terjadwal membuat konsumen dapat memesan antara 1 jam sampai 2 hari sebelum waktu pengiriman yang diinginkan Pesanan terjadwal diprioritaskan dibanding pesanan on-demand . “Penggunaan fitur Pesanan Terjadwal meningkat tiga kali selama dua minggu pertama Ramadan 2021. Dan GrabFood adalah satu-satunya platform yang menawarkan fitur ini,” ungkap Hadi.

Keunggulan dari fitur Pesanan Terjadwal, antara lain untuk konsumen, dapat merencanakan pesanan lebih awal dan mengurangi kecemasan karena pesanan yang mendadak. Sedangkan Untuk MitraMerchant, dapat lebih baik memperkirakan volume pesanan, jumlah bahan-bahan dan staf dapur yang dibutuhkan. Lalu untuk Mitra Pengantaran dapat meningkatkan produktivitas, pesanan dengan waktu pengiriman dan rute yang berdekatan dapat dikelompokan untuk kebutuhan pengiriman.

Pengguna juga bisa memanfaatkan fitur ambil sendiri pesanannya, misalnya saat pulang kantor. Konsumen yang masih memiliki kegiatan di luar rumah dapat mengambil makanan untuk berbuka puasa bagi keluarga menggunakan fitur Ambil Sendiri, sebelum pulang ke rumah. Fitur GrabFood ‘Ambil Sendiri’ dirancang untuk menghemat waktu. Fitur ini memungkinkan konsumen dapat memesan makanan untuk dibawa pulang ke rumah tanpa harus mengantri di restoran favoritnya, dengan tambahan kenyamanan fitur pembayaran non-tunai.

Transparansi Estimasi Waktu Kedatangan (ETA) pesanan sebelum Anda memesan. Untuk mengelola ekspektasi konsumen dengan lebih baik dan membantu mereka merencanakan waktu makan mereka, GrabFoodmenyajikan estimasi waktu tunggu untuk pesanan makanan sebelum konsumen melakukan pemesanan di mitramerchant tertentu. Setelah pemesanan dilakukan, konsumen dapat memantau status pemesanan dan ETA secara real-time di dalam aplikasi Grab.

Dalam dua minggu pertama Ramadan 2021, GrabFood mencatat 28 menit rata-rata waktu ketibaan makanan. Mitra merchant dapat memanfaatkan Sistem Manajemen Inventaris dalam aplikasi GrabMerchant untuk mengatur jumlah item yang tersedia dan memantau pasokan mereka untuk menghindari pembatalan pesanan. Model Machine LearningGrab dapat memprediksi kapan barang terjual dan menandainya sebagai tidak tersedia. Sebelum bulan suci Ramadan, tim GrabFoodmempersiapkan mitramerchant tentang apa yang bisa mereka persiapkan selama Ramadan.

Menurut Hadi, tim secara proaktif menghubungi mitramerchant dan mengirimkan buletin yang meliputi kiat sukses Ramadan (misalnya memperbarui jam buka toko, mengelola inventaris, fitur produk yang disarankan untuk digunakan), dan studi kasus dari sesama mitramerchant. Ketersediaan mitra pengantaran cenderung sangat berbeda selama 3 hari pada libur Lebaran. Sebelum Ramadan dan Lebaran, GrabFood telah melakukan survei untuk lebih memahami dan merencanakan ketersediaan mitra pengemudi selama liburan

Survei tersebut juga membantu tim merencanakan insentif khusus untuk meminimalisir kekurangan pasokan berdasarkan hasil survei dan pola histor.Ketika volume pesanan melebihi jumlah mitra pengantaran yang tersedia di sekitar area pengambilan makanan, sistem Grab akan memperluas radius pencarian untuk meningkatkan tingkat pemenuhan. Fitur pengelompokan pesanan juga akan diterapkan untuk memaksimalkan efisiensi pengantaran .

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)