Gubernur BI: Tax Amnesty Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo optimistis implementasi dari kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Tak tanggung-tanggung, ekonomi diperkirakan bisa tumbuh hingga 5,7 persen pada 2017.

Agus memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh 5-5,4 persen tahun ini. Hingga akhir 2016, ia yakin pertumbuhan ekonomi ada di batas bawah rentang tersebut atau di sekitar 5,04 persen.

Bertempat di Cendrawasih Room, Jakarta Convention Center, IBEX 2015 dibuka pada Rabu (9/9) oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Ketua Umum Perbanas Sigit Pramono, Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo, serta Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Dharmansyah Hadad.

Agus menjelaskan, jika 100 persen asumsi hasil repatriasi dana yang diperoleh dari pemberlakuan tax amnesty sekitar Rp 160 triliun itu masuk, 50 persen dananya bisa menaikkan belanja pemerintah. "Nah itu bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi," tuturnya.

Lebih jauh, Agus mengatakan, BI belum dapat merumuskan dengan rinci dampak tax amnesty terhadap pertumbuhan ekonomi. "Tapi ini masih untuk diskusi di DPR, sehingga sebagai bayangan untuk menentukan asumsi pada 2017," katanya.

Adapun Peraturan Menteri Keuangan (PMK) turunan Undang-Undang Tax Amnesty yang mengatur teknis kebijakan tersebut rencananya akan diterbitkan pada Jumat besok oleh Kementerian Keuangan.

Tempo

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)