Gubernur DKI Jakarta Melakukan SAT MRT Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau proses System Acceptance Test (SAT) yang menggunakan rangkaian kereta MRT Jakarta pertama.

SAT ini dilakukan dari Depo Lebak Bulus melalui rel uptrack dan berhenti di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia. SAT di jalur utama ini adalah pengujian terhadap sistem persinyalan, rel kereta, telekomunikasi, dan listrik aliran atas (overhead contact system).

“Amat menyenangkan dan sangat nyaman. Saya lihat masih banyak alat pengujian dipasang untuk memastikan semua fungsi sistem bekerja dengan baik. MRT Jakarta ini bisa menjadi ikon baru Indonesia,” kata Anies.

Uji coba kereta dilakukan dengan kecepatan rendah sekitar 20 km/jam sehingga perjalanan membutuhkan waktu satu jam. Nantinya, ketika sudah beroperasi komersial, waktu tempuh dari Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun Bundaran Hotel Indonesia cukup 30 menit.

“SAT akan dilakukan hingga Desember 2018 yang dilanjutkan dengan full trial run selama tiga bulan hingga operasi komersial Maret 2019,” ungkap Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar. Seluruh rangkaian pengujian SAT ini dilakukan PT MRT Jakarta dalam rangka untuk memastikan aspek teknis, keamanan, kenyaman, dan keandalan sistem dapat terpenuhi dalam melayani masyarakat pada waktu yang akan datang.

Hadirnya MRT Jakarta adalah terobosan baru bagi transportasi publik di kota ini. Tidak hanya akan meningkatkan mobilitas, MRT Jakarta juga akan memberikan manfaat tambahan, seperti perbaikan kualitas udara dan menjadi salah satu solusi mengatasi kemacetan dengan penggunaan transportasi publik.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)