Hadapi Era Digital, Sarinah Luncurkan Situs Jual-Beli Online

Salah satu pusat perbelanjaan modern tertua di Indonesia, PT Sarinah (Persero), baru saja meluncurkan layanan penjualan berbasis online. Langkah ini ditempuh manajemen BUMN itu menjawab tantangan pada masa kini dan masa mendatang akibat semakin ketatnya persaingan.

Direktur Utama PT Sarinah (Persero), Sugiarta Yasa, saat meluncurkan Sarinah Online Store, menyatakan, bahwa peluncuran laman penjualan berbasis online ini dilakukan dengan menggandeng PT Telkom.

Sarinah yakin mampu menyajikan produk-produk unggulan yang beragam mulai dari makanan dan minuman, aksesoris, fesyen, koleksi busana muslim, hingga kerajinan tangan. Dengan begitu, mereka bergerak melalui dua ranah, yaitu ranah konvensional eceran dan ranah digital melalui laman Sarinah Online Store, secara sekaligus.

Sekadar informasi, Sarinah juga mengemban tugas negara sebagai etalase penting dan bergengsi atas benda-benda kerajinan dan produk budaya nasional bagi bangsa Indonesia sebagaimana juga untuk wisatawan dan pekerja asing yang bergiat di Tanah Air. Sejarahnya,  Presiden Soekarno yang memberi nama Sarinah kepada pusat perbelanjaan di kawasan elit Jakarta itu. Soekarno juga yang meresmikan gedung Sarinah karya arsitek Denmark, Abel Sorensen, pada 15 Agustus 1966.

Gerai-gerai batik dan produk kecantikan tradisional, sampai kini masih menempati lantai-lantai tersendiri di gedung berlantai belasan dan menjadi gedung pertama di Indonesia yang dilengkapi eskalator itu. Menurut Yasa, BUMN Ini akan menampilkan batik, songket, yang merupakan produk fesyen etnik khas dari penjuru Indonesia. "Kehadiran Sarinah Online Store ini kami harapkan dapat memberikan kemudahan bagi para pelanggan kami untuk mendapatkan produk-produk UMKM sehingga tetap dekat dengan para pelanggan itu," ujar Yasa pada wartawan (2/1/2018)

Kemudian Direktur Ritel Sarinah, Lies P Lestari, mengatakan, dengan menampilkan Sarinah Online Store ini dapat dibuktikan secara nyata tentang kesungguhan BUMN di sektor perdagangan umum ini untuk terus mengikuti perkembangan zaman dan tuntutan pelanggan jaman kini yang kian beragam.

Lestari juga menambahkan, perusahaan  Sarinah ini dapat dijadikan sebagai sarana oleh Bangsa Indonesia untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan keragaman khas di Tanah Air yang memiliki nilai jual global.  Hal ini tentunya diharapkan akan memperkuat posisi tawar perekonomian rakyat Indonesia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)