Hankook Tire Gandeng Yase Luncurkan Sepatu Daur-ulang dari Ban

Hankook Tire berkolaborasi dengan Yase, produsen sepatu asal Korea, untuk perilisan sepatu ramah lingkungan yang terbuat dari ban hasil daur ulang. Keduanya memulai proyek ‘Zero - Leave Nothing Behind’.

Pabrikan ban ini selalu menjadikan daur-ulang sebagai agenda tahunan mereka. Proyek ini merupakan langkah perusahaan ban global tersebut dalam menegakkan komitmen kelestarian alam. Hankook memilih produk alas kaki untuk menjadi bentuk kolaborasi karena ban dan sepatu memiliki kesamaan dalam hal mobilitas dan pijakan setiap hari. Ban dan sepatu juga melindungi penggunanya dari berbagai bahaya dalam melakukan perjalanan dengan tangguh dan stabil.

Tidak hanya sepatu, kemasannya juga akan dirancang agar bisa ramah lingkungan. Kotak sepatu, label, dan pamflet semuanya 100% terbuat dari serat tebu. Hankook berharap usaha ini bisa diterima baik oleh mereka yang sadar akan lingkungan.

Jimmy Kwon, Vice President Brand Lab Hankook Tire mengatakan, kolaborasi ini membuka jalan agar kedua perusahaan terinspirasi melakukan inovasi maju. Bisa membantu pelanggan memilih sepatu yang berdampak positif bagi lingkungan.

“Kami senang ketika ban Hankook yang sudah selesai masa pakainya berubah menjadi sol sepatu yang dikenakan banyak orang kemanapun tujuan mereka, seperti kenyamanan saat berkendara. Sepatu yang terbuat dari ban bekas tidak hanya berdampak positif tapi juga tahan pakai dan tangguh karena ban yang diproduksi Hankook terbuat dari material berkualitas tinggi dan didukung teknologi mutakhir,” ujarnya.

Ada lima produk yang diperkenalkan lewat kolaborasi ini: empat sepatu dress (untuk gaya semi formal dan formal) dan satu sepatu insole. Jajaran sepatu gaya terdiri dari Chelsea boots, square toe Chelsea boots, Derby shoes dan square toe Derby shoes. Semua sepatu dipasarkan secara online di Korea.

Ini bukan pertama kalinya Hankook Tire berkolaborasi lintas industri dengan produsen sepatu. Hankook pernah bekerja sama dengan Vibram, produsen sol sepatu premium, pada tahun 2015 dalam mengembangkan konsep ban dan sepatu.

Editor: Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)