Hasil Studi Zebra Soroti Perkembangan Multi-Channel

Zebra Technologies Corporation merilis hasil Shopper Study 2020 mengenai perilaku pembeli, karyawan, tren ritel, dan teknologi yang memengaruhi tren pembelian sekaligus memperkenalkan mobile computer Zebra MC3300.

Global Shopper Study tahunan ke-12 yang dilaksanakan oleh Zebra ini mencakup sekitar 4.811 pembeli, 1.100 karyawan toko ritel dan 435
pemimpin di industri ritel dari Amerika Utara, Amerika Latin, Eropa, Timur Tengah, dan Asia Pasifik (1.280 responden) yang diwawancarai pada bulan Agustus-September 2019 oleh Qualtrics.

Sebanyak 86% pembeli milenial yang disurvei dan 56% pembeli generasi X pergi ke toko fisik tanpa membeli apa-apa untuk akhirnya membeli barang yang sama secara online. Sedangkan pada generasi Baby Boomers, hanya 25% yang memilki perilaku demikian.

Dalam hal pembelian di toko fisik, harga adalah prioritas utama bagi pembeli. 29% pembeli yang disurvei menyatakan bahwa mereka meninggalkan toko karena harga barang yang mereka cari tidak cocok dengan harga di toko online.

Di
sisi lain, e-commerce telah menciptakan suatu realitas ritel baru, di mana konsumen berharap bisa melakukan pengembalian secara tanpa batas. Meski iindustri ritel optimis 80% pembeli puas dengan pengalaman pengembalian barangnya, tetapi kenyataannya hanya 57% pembeli yang merasa puas.

Maka tidak mengherankan apabila 81% pemimpin di industri ritel setuju bahwa mengelola pengembalian pesanan online adalah tantangan yang signifikan. Sudah ada sekitar 51% eksekutif ritel telah memulai atau berencana untuk meningkatkan teknologi pengelolaan pengembalian mereka dalam lima tahun ke depan.

APAC Vertical Solutions Lead, Healthcare and Retail Zebra Technologies, George Pepes, mengemukakan, pebisnis ritel perlu memastikan mereka memiliki dasar-dasar yang benar dalam hal ketersediaan produk, kemudahan menemukan produk, pengembalian dan penukaran produk.

“Pebisnis ritel juga harus menghadirkan pengalaman multi channel untuk menyediakan layanan yang lebih personal dalam rangka mengelola inventaris dan membangun operasi yang lebih cerdas," tegasnya.

Hampir setengah dari pegawai toko melaporkan bahwa perangkat mobile di dalam toko membantu mereka dalam membantu pembeli dalam menemukan harga yang benar (48%), menjawab pertanyaan pembeli (46%), dan menghemat waktu pembeli (42%).

Sebanyak 63% pembeli cenderung menggunakan perangkat layar sentuh untuk mencari barang, memeriksa harga, menerima promosi dan memindai barcode, 59% pembeli cenderung menggunakan kupon berbasis lokasi yang dikirim berdasarkan lokasi pembeli di dalam toko; dan 58% pembeli cenderung menggunakan layanan checkout otomatis di mana mereka dapat meninggalkan toko tanpa berhenti untuk membayar barang.

Country Manager Zebra Technologies di Indonesia, Ben Marvin Tan mengatakan belum semua toko fisik di Asia Pasifik mendigitalisasi ritel mereka. "Dalam era ekonomi on-demand, mengetahui kapan harus melakukan perubahan kecil pada label harga atau lokasi produk, dan memiliki alat untuk mengeksekusi hal tersebut secara instan dapat membuat perbedaan terbesar dalam hal kepuasan konsumen terkait pengalaman belanja online dan offline,” ujarnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)