HUT Ke-4, Wahyoo Ajak Masyarakat Promosikan UMKM Kuliner di Media Sosial

Perusahaan rintisan yang berfokus membantu kesejahteraan warung makan tradisional, Wahyoo, tahun ini genap berusia empat tahun. Untuk merayakan hari jadinya, Wahyoo mengadakan program Hari UMKM Makanan Nasional pada 8 Agustus nanti.

Melalui program ini, Wahyoo ingin mengajak semua orang untuk membantu mempromosikan produk-produk UMKM kuliner terpilih melalui media sosial masing-masing. Seperti yang kita tahu, warung makan tradisional menjadi salah satu sektor yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

"Wahyoo hadir dengan tujuan ingin memberikan solusi yang nyata untuk menjawab permasalahan yang terjadi pada UMKM kuliner di Indonesia. Dan di saat situasi seperti ini, dimana banyak pemilik UMKM kuliner yang membutuhkan bantuan, saatnya Wahyoo mengajak masyarakat untuk bisa bergotong royong melalui program Hari UMKM Makanan Nasional atau Harumakna. Melalui program ini, mari kami berikan dukungan kepada mereka, agar mereka bukan hanya bisa bertahan, bahkan bisa sampai sukses," ungkap Peter Shearer, Pendiri & CEO Wahyoo.

Dalam program tersebut, Wahyoo membagi menjadi beberapa turunan yang bisa dijalankan oleh mitra-mitra Wahyoo kedepannya. Mulai dari program untuk memberi penghasilan tambahan yang bekerja sama dengan beberapa partner untuk meningkatkan potensi mitra-mitra Wahyoo; memberikan edukasi kepada mitra dengan menyelenggarakan kelas-kelas bermanfaat seperti membahas financial hingga teknik berjualan; serta menghadirkan fitur morning delivery dan berbagai fitur lainnya agar mitra tetap nyaman berbelanja tanpa harus keluar rumah.

"Masih banyak lagi inisiatif yang akan kami lakukan agar mitra-mitra terus berkembang dan naik kelas, seperti membantu mendaftarkan pada online channel delivery, memberikan kemudahan dalam berbelanja melalui aplikasi Wahyoo, dan membantu mempromosikan mitra-mitra Wahyoo," lanjut Peter.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki turut mengapresiasi langkah Wahyono untuk membantu para UMKM yang terdampak pandemi ini. Menurutnya, adanya pandemi ini sangat berdampak besar pada perputaran roda ekonomi di Indonesia. Dengan adanya UMKM Digital Produktif merupakan kunci pemulihan ekonomi Indonesia.

“Situasi seperti ini memang berat bagi para pelaku usaha, khususnya para pelaku UMKM kuliner. Adanya program Hari UMKM Makanan Nasional yang diselenggarakan oleh Wahyoo ini adalah salah satu bentuk inisiatif sekaligus solusi yang kreatif untuk terus mendorong dinamika ekonomi para pengusaha UMKM di tengah pandemi ini,” tutur Menteri Teten.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)