IBM Indonesia Luncurkan Startup Mentorship

Gunawan Susanto, Presdir IBM Indonesia

Sejalan dengan agenda nasional dalam membangun Indonesia menjadi wilayah yang terbesar dalam ekonomi digital di tahun 2020, IBM Indonesia baru saja meluncurkan program IBM StartUp Mentorship yang diresmikan oleh Triawan Munaf – Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan didukung oleh karywaan IBM (IBMer), Venture Capital, Accelerators, Asosiasi, StartUps dan alumni IBM di Indonesia.

Ekosistem Startup telah tumbuh dengan sangat pesat dan menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung perekonomian negara. Dan untuk mendukung program pemerintah dalam menciptakan 1.000 technopreneur pada tahun 2020 nanti, IBM Indonesia melakukan inisiasi program mentorship untuk mendampingi perusahaan StartUp di Indonesia agar bisa bertahan dan memperkuat ekosistem diantara pemerintah, venture capital dan Startup itu sendiri. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan bisnis Startup dapat dipercepat ke pasar yang lebih luas dan di luar Indonesia dengan membekali mereka melalui asistensi dan arahan teknis untuk memperbaiki kemampuan mereka.

Abhisek Shah, CFO IBM Indonesia, menjelaskan, ibada banyak materi untuk menciptakan Startup yang sukses, dua diantaranya adalah developers dan wirausaha. Sejak tahun lalu, IBM Indonesia berkolaborasi dengan Startup lokal Dicoding untuk membangun aset digital dalam Bahasa Indonesia yang bertujuan agar bisa digunakan dengan lebih mudah oleh lebih dari 2500 developer berbakat untuk bisa dengan cepat beradaptasi dengan teknologi terkini seperti cognitive computing.

IBM Indonesia juga menawarkan Bluemix dan akses teknologi lain secara gratis untuk digunakan dalam institusi pendidkan melalui Inisiatif Akademis. “Saat ini, IBM Indonesia berencana untuk fokus pada wirausahawan untuk membantu mereka mempercapat bisnis yang ada dengan memberikan akses terhadap mentors (para pakar), untuk berbagi pengetauan dalam membangun bisnis, serta akses terhadap pasar bagi beberapa Startup yang terpilih.“ ujar Abhisek yangjuga penasehat program tersebut.

“Kami memiliki platform teknologi terdepan untuk membantu Startup dalam menciptakan inovasi yang lebih baik menggunakan Artificial Intelligence, Cognitive, Internet of Things dan teknologi lainnya, dan kami juga memiliki platform untuk memasarkannya, dan untuk mendukung secara penuh program ini,” ungkap Gunawan Susanto, Presiden Direktur IBM Indonesia.

Sementara itu, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) telah membentuk berbagai program untuk memicu kreatifitas para pemuda Indonesia. Program-program seperti Bekraf untuk PreStartup (BekUP) telah diadakan di 10 kota di Indonesia hingga bulan Desember 2016 lalu dan telah menghasilkan 50 Startup baru. Program lain seperti Bekraf Developer Day (BDD) dimana IBM Indonesia berperan sebagai salah satu Mitra Industri telah diadakan di 7 kota dan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para developer mengadopsi teknologi baru yang kritis dimasa persaingan inovasi seperti saat ini.

IBM Indonesia telah menjadi mitra bagi Bekraf dan Dicoding untuk mencapai dan memberdayakan lebih dari 8000 developer hingga saat ini. “Saya berharap IBM Indonesia akan terus mendukung Bekraf tidak hanya dalam mebangun lebih banyak Startup tetapi juga membangun ekonomi kreatif di Indonesia yang dapat mendukung perekonomian negara”, ungkap Triawan saat inagurasi Program IBM Mentorship di Jakarta.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)