IDC Umumkan 10 Prediksi Teknologi Terbaik 2018

IDC mengumumkan 10 prediksi teknologi terbaiknya untuk tahun 2018 pada IDC Indonesia FutureScape 2018 (8/2/2018). Acara ini menyoroti prediksi mengenai teknologi-teknologi penting yang memungkinkan perusahaan di Indonesia untuk memperkuat strategi digital. Prediksi ini bertujuan agar perusahaan menjadi pelaku ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.

Melalui acara ini, IDC mengajak perusahaan untuk meningkatkan dan mempercepat inovasi karena adanya transformasi digital dalam skala makroekonomi di Indonesia. Dukungan inisiatif dari Pemerintah Indonesia untuk pengembangan ekonomi digital dengan mengadakan program 1.000 Technopreneurs dan eCommerce Road Map. Namun kurangnya infrastruktur dan keterbatasan kapasitas talent menjadi tantangan bagi percepatan transformasi perusahaan.

Menurut Mevira Munindra, Head of Consultant IDC Indonesia , hanya ada 8% perusahaan lokal yang telah melakukan transformasi digital dan berhasil mendapatkan keuntungan dari upaya yang mereka lakukan. “Pelaku bisnis di Indonesia masih dalam tahap mengeksplorasi potensi teknologi dan model bisnis. Para pemimpin bisnis harus mengerti bahwa untuk memimpin di digital ekonomi, perusahaan harus menjadi digital native,” ujarnya.

Pemanfaatan teknologi baru oleh para pelaku bisnis dapat dengan cepat mengintegrasikannya ke dalam strategi organisasi mereka untuk berkembang. Ia melihat Indonesia telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa dalam keseluruhan ekosistem digital dan lebih banyak organisasi lokal menjadi digitally-capable.

Menurut Sudev Bangah, Managing Director IDC ASEAN, intensitas untuk berinovasi semakin meningkat, sehingga pihaknya berharap lebih banyak organisasi menempatkan transformasi digital sebagai strategi inti untuk bisnis mereka. “Pemimpin bisnis harus merangkul teknologi, sehingga mereka tidak kehilangan peluang besar dengan bangkitnya ekonomi transformasi digital baru, " ungkapnya.

IDC Indonesia mengungkapkan, prediksi teknologi terbaik untuk tahun 2018 yang akan memberikan dampak besar antara lain platform transformasi digital secara organization-wide, layanan cloud-enabling hardware, AI, hyper-agile dengan pengembangan aplikasi pada platform awan (PaaS), HD interfaces, jasa blockchain sebagai landasan untuk skala digital trust, data provider, developer, dan Open API ecosystems. Ekonomi digital pada tahun 2021 setidaknya 40% GDP Indonesia akan menjadi digital dan para investor akan menggunakan platform/ekosistem, data value, dan metrik keterlibatan pelanggan sebagai faktor penilaian untuk semua perusahaan.

Prediksi ini berfokus terutama pada empat bidang teknologi pilar; Cloud, Mobility, Social and Big Data and Analytics serta enam innovation accelerators; Augmented and Virtual Reality (AR/VR), Cognitive System/AI, Next-Gen Security, Internet of Things (IoT), 3D Printing and Robotics.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)