IEAE 2019 Bidik Transaksi Lebih US$ 1 Juta

Jason Chen, General Manager Chaoyu Expo, penyelenggara pameran (paling kiri)

Pasar elektronik di Indonesia masih menjadi incaran pemain luar terutama Tiongkok. Dan  Tiongkok merupakan negara dengan produsen produk elektronik terbesar dunia. Untuk diketahui 85% produksi lampu di dunia dipasok dari China. Dan Indonesia memiliki 75 juta pelanggan PLN, yang artinya ini konsumen potensial lampu listrik.

Ini baru satu potensi pasar dari produk elektronik di Indonesia. Tidak heran Chaoyu Expo kembali akan menyelenggarakan pameran B2B (business to business) Indonesia International Electronics & Smart Appliance Expo 2019 (IEAE) untuk ketiga kalinya.

Pameran IEAE yang akan diselenggarakan di JIExpo Kemayoran pada tanggal 25 – 27 September 2019 ini menargetkan transaksi penjualan lebih dari US$ 1 juta selama pameran berlangsung. Pameran dagang ini akan diikuti oleh ratusan perusahaan dari Tiongok, Indonesia, dan Malaysia menghadirkan produk eletronik terkini antara lain Consumer Electronics, Mobile Phone & Accessories, Computer Network and Accessories, In-Car Electronics, Security Products&Smart Home, LED & Energy Saving Products, Home Appliances, Electronics Equipment & Components.

Di tahun ketiga pameran yang digelar
tahunan ini, Chaoyu Expo mencatat peningkatan signifikan dari berbagai sisi
dibanding tahun 2018. Pada tahun ini pameran menggunakan area seluas 12 ribu m2, meningkat dari
tahun lalu yang hanya 8 ribu m2. Perluasan area ini untuk mengakomodir peningkatan jumlah
peserta yang meningkat 30%, dan jumlah stan yang meningkat 65% menjadi 413 stan
pada tahun ini. Tentunya semakin banyak pula jumlah produk yang dihadirkan.
Bila tahun lalu 25 ribu jenis produk dipamerkan, tahun ini menjadi lebih dari 31 ribu produk.

Peningkatan tidak hanya pada kuantitas,
kualitas stan juga akan mengalami peningkatan. Paviliun pameran menjadi
semakin profesional dimana para eksibitor akan memanfaatkan teknologi
Artificial Intelligence (AI) dan kehadiran Robot selama pameran.
Jumlah buyer yang telah melakukan pendaftaran online saat ini telah
mencapai lebih dari 12 ribu dan tahun ini ditargetkan lebih dari 20 ribu pengunjung akan
meramaikan pameran tahun ini.

“Sejak kali pertama digelar, pameran IEAE
memperlihatkan tren yang terus meningkat dilihat dari empat aspek yakni area
pameran, jumlah peserta, jumlah dan kualitas pengunjung, dan terpenting
penjualan dari para peserta. Secara bersamaan bisa dikatakan ini juga
memperlihatkan pertumbuhan industri elektronik di Indonesia, dan secara khusus
kepercayaan dunia elektronik baik dalam dan luar negeri kepada pameran IEAE,”
jelas Jason Chen, General Manager Chaoyu Expo, penyelenggara pameran.

Jason meyakini penjualan
tahun ini akan sangat tinggi, hingga lebih dari US$ 1 juta. “Tiap tahun naik, pada
perhelatan pertama transaksi penjualan mencapai US$ 600 ribu, tahun kedua US$
800 ribu. Paling tidak transaksi penjualan naik 30-50% target kami,” katanya. Apalagi
tahun ini ada banyak pemain terkait artificial intelligence (AI) dan robotic
yang sedang tren, plus ada tambahan merek-merek besar yang terlibat tahun ini. “Tahun
ini juga mengundang Pihak SNI sebagai edukasi ketika impor produk harus sesuai
dengan standar di Indonesia,” imbuhnya.

Jason menyebut merek-merek terkenal dari Tiongkok yang akan hadir pada IEAE 2019 seperti Remax, Shenzhen Shinyloam Electronics Co, Ltd, Shenzhen RoyStyle Technology Co. Ltd, Shenzhen Nito Power Source Technology Co. Ltd, dan lainnya.

“Chaoyu Expo menggandeng perusahaan local PT Peraga Nusantara Jaya Sakti sebagai partner di Indonesia menggelar Indonesia International Electronic and Smart Appliances Expo 2019 yang bertujuan membantu perusahaan-perusahaan Tiongkok, Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara menjalin hubungan bisnis. Kami berkomitmen menjadikan IEAE sebagai pameran B2B paling profesional dan berpengaruh di Asia Tenggara,” jelas Jason.

Untuk membawa lebih banyak peluang bisnis ke peserta pameran dan untuk meningkatkan interaksi antara pemain industri, penyelenggara IEAE 2019 telah meluncurkan serangkaian promosi komprehensif dan mengundang buyers, asosiasi, dan perusahaan elektronik ternama untuk dikunjungi. Selama pameran, IEAE bersama dengan asosiasi pendukung akan menyelenggarakan seminar dan workshop secara bersamaan.

UIEAE juga akan menggelar Program Hosted
Buyers yang dirancang hanya untuk buyers. Program ini juga menawarkan manfaat
khusus di mana para peserta dapat memaksimalkan kegiatan, mencari teknologi
yang menarik di antara teknologi terbaik yang tersedia di pasar.

Selama tiga hari pameran, pengunjung tidak
akan dikenakan biaya untuk melihat pameran. Dengan digelarnya pameran yang ke-3
tahun 2019 ini Chaoyu Expo optimistis Industri elektronik akan berkembang
berkelanjutan dan berperan dalam kemajuan perekonomian Indonesia.

Pameran International Electronic & Smart Appliances 2019 didukung oleh asosiasi-asosiasi terkait, antara lain APTIKNAS (Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional), ASISINDO (Asosiasi Sistem Integrator dan Sekuriti Indonesia), APERLINDO (Asosiasi Industri Perlampuan Listrik Indonesia).

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)