Ini Perusahaan di Balik Video Mapping Monas Week 2023

Ini Perusahaan di Balik Video Mapping Monas Week 2023

Monas Week

V2 Indonesia mendapat kesempatan untuk ikut ambil bagian dalam perayaan ulang tahun Jakarta dan Hari Kelahiran Pancasila yang diadakan di Monas bersamaan dengan ‘Monas Week’ pada tanggal 1 - 4 Juni 2023. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, anak perusahaan PT M Cash Integration Tbk ini bersama disguise diberikan kepercayaan untuk memberikan atraksi suguhan digital grafik melalui teknologi projection mapping di tubuh Monas.

Adapun kegiatan Projection Mapping Monas kali ini dilakukan dengan menggunakan teknologi disguise, tepatnya menggunakan prosesor bernama OmniCal. Teknologi ini diterapkan dan digunakan oleh V2 Indonesia selaku official partner disguise di Indonesia yang juga melakukan proses pembuatan digital image, programming, setting, converting dan juga rendering content.

Rudi Hidayat, CEO V2 Indonesia mengungkapkan, untuk memberikan hasil yang indah dan menyeluruh, pihaknya dan disguise harus melakukan kalibrasi 16 proyektor yang ditempatkan diseluruh bagian Monumen Nasional guna menjadi satu kesatuan.

"Dengan menggunakan sistem disguise OmniCal untuk projek pemetaan proyeksi Monas (mapping) -menjadikannya kali pertama sistem ini digunakan di Indonesia," katanya dalam rilis resmi, Senin (05/06/2023).

V2 juga menggunakan secara luas perangkat lunak designer disguise dalam persiapan proyek ini. Ini memungkinkan mereka untuk membuat studi proyektor dan Omnical, memvisualisasikan, merancang, dan menyusun proyek dengan akurasi piksel yang sempurna tanpa perlu berada di lokasi. "Penggunaan sistem-sistem ini memungkinkan kami melakukan kalibrasi dengan waktu yang sangat singkat," tambah Rudi.

Meski sempat mengalami beberapa kendala seperti kondisi cuaca, keadaan pencahayaan di area luar Monas, serta setelan object 3D yang kurang sesuai, tetapi V2 Indonesia dan disguise berhasil memberikan aksi video mapping yang memukau sekitar 100.000 pengunjung yang memadati kawasan Monas Week 2023.

“Tantangan terbesar kami dalam menampilkan video mapping yang sempurna di struktur Monas adalah adanya beberapa perbedaan dari model 3D yang kami terima. Namun, dengan menggunakan OmniCal, kami dengan cepat dapat menyesuaikan kalibrasi pemetaan proyeksi tanpa mengorbankan kualitas atau perlu memodel ulang permukaan di perangkat lunak eksternal dan membuat ulang konten," jelas Nicholas Chan, Manajer Regional Asia Tenggara Disguise.

Rudi menyebut, bentuk kerja sama ini membawa V2 Indonesia sebagai perusahaan lokal yang mampu menyediakan beragam kebutuhan teknologi digital video mapping untuk berbagai keperluan baik di indoor maupun outdoor area dengan berbagai tingkat kesulitan.

Ke depannya, V2 Indonesia berencana untuk memberikan suguhan projek video mapping lainnya, seperti pada gelaran Ciputra Art Entrepreneur, Rest 1945, Seminari Alkitab Asia Tenggara dan bekerja sama dengan beberapa universitas dan museum- museum kepemerintahan.

Sejak 1992, V2 Indonesia telah menjual berbagai kebutuhan LED untuk berbagai pasar vertikal termasuk untuk kebutuhan Digital Out of Home (DOOH), seperti Digital Signage, Digital Banner, Kiosk, Videotron di berbagai pusat perbelanjaan, kantor, merek ritel, dunia hiburan, dan lainnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)