Ini Rahasia Sukses Alfamart

Gerai ritel Alfamart milik PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk semakin digdaya. Tahun ini saja, mereka menargetkan membuka 1.200 gerai baru yang setengahnya berlokasi di luar Pulau Jawa. Ekspansi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan penjualan.

“Layaknya industri ritel, penetrasi yang cepat dengan jumlah outlet yang dominan menjadi senjata utama. Ini sepertinya berhasil dilakukan Alfamart dengan hadir di hampir semua kota besar di titik-titik yang strategis,” kata Sumardy, pengamat dari The Buzz & Co.

Menurut dia, rahasia sukses Alfamart yang lain adalah cepat menangkap tren dengan banyak melakukan co-branding bersama merek-mereka yang sedang kekinian. Langkah itu diterapkan terutama di event olahraga seperti sepakbola maupun karakter yang disukai anak-anak seperti superhero.

Ryan Alfons Kaloh, Marketing Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Ryan Alfons Kaloh, Marketing Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk

“Mempertahankan brand relevancy seperti ini merupakan salah satu cara untuk tetap terlihat sebagai merek yang kekinian di tengah derasnya inovasi dari pemain-pemain yang memanfaatkan teknologi untuk masuk ke industri ritel,” kata dia.

Dia menjelaskan, Alfamart melakukan aktivitas branding dengan cukup baik karena berhasil menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Keberhasilan sebuah merek sangat ditentukan oleh kemampuannya bertahan dari satu generasi konsumen ke generasi konsumen berikutnya.

Nah, tantangan terbesar Alfamart di era digital saat ini, lanjut Sumardy, adalah mengintegrasikan pengetahuan dan pemahaman tentang perilaku pembelanjaan di sebuah titik lokasi (offline buying behavior) dengan kecepatan, database dan penetrasi online.

Manfaatnya, akan menghasilkan sebuah perusahaan ritel yang tidak hanya raksasa dari segi jumlah aset dan outlet, tetapi juga raksasa dalam kemampuan data analytic memahami perilaku pembelanjaan per daerah, per titik hingga per kelurahan.

Data terakhir, pada tiga bulan pertama tahun ini AMRT membuka 244 toko baru dan gudang operasional dengan belanja modal Rp 600 miliar. AMRT masih punya Rp 1,6 triliun belanja modal untuk ekspansi toko. Per 30 Juni 2016, AMRT memiliki 8.450 minimarket milik sendiri dan 3.261 minimarket waralaba.

Selain ekspansi di dalam negeri, Alfamart juga akan menambah gerai di Filipina. Mereka telah membuka 38 gerai baru sejak awal tahun 2016. Sehingga, total sudah ada 137 gerai di negara yang dipimpin Rodrigo Duterte tersebut.

Hingga akhir tahun ini, Alfamart menargetkan memiliki 200 gerai di Filipina. Mereka harus bekerja keras membuka 63 gerai sisanya di negara kepulauan sebelah utara Indonesia ini. Untuk mendukung ekspansi di luar negeri, mereka menganggarkan belanja modal US$ 5 juta. (Reportase: Tiffany Diahnisa)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)