Ini Strategi CMO Baru AIA Indonesia

Kathryn Monika Parapak baru saja ditunjuk sebagai Chief Marketing Officer (CMO) AIA Financial. Kathryn bukan orang baru di AIA. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Head of Customer Office AIA dan sempat menjalankan peran sebagai Head of Brand & Communication AIA selama enam tahun. Kini seluruh kegiatan pemasaran, produk, dan menguatkan fokus customer centricity AIA di Indonesia dalam tanggung jawabnya.

“Sebuah kebanggaan dan kehormatan bagi saya untuk mengemban kepercayaan dalam memimpin fungsi Marketing di AIA dan melanjutkan pondasi kuat yang telah dibangun oleh seluruh tim. Di tengah kondisi yang sangat menantang seperti saat ini, AIA akan terus fokus menyediakan solusi proteksi kepada seluas – luasnya masyarakat Indonesia serta membantu masyarakat menjalani hidup di tengah pandemi dengan rasa tenang,” kata lulusan yang Master of Business Administration (MBA) dari IE Business School Madrid Spanyol ini.

Menurutnya, AIA akan fokus meningkatkan literasi asuransi masyarakat, termasuk brand building untuk menjaga citra dan reputasi perusahaan, mengukuhkan posisi AIA sebagai perusahaan asuransi jiwa terdepan dan terpercaya di Indonesia. AIA juga terus melancarkan berbagai upaya untuk membantu masyarakat menerapkan pola hidup sehat salah satunya dengan AIA Vitality, terobosan health & wellness yang terintegrasi dengan produk proteksi AIA.

“Dengan pengalamannya yang luas di bidang Marketing serta fokusnya dalam membangun pengalaman nasabah yang lebih baik di setiap touch point, saya sangat yakin bahwa Kathryn akan membantu AIA dalam mencapai strategi bisnis dan mendukung transformasi perusahaan demi meningkatkan pengalaman asuransi nasabah secara menyeluruh. Kathryn akan menjalankan peran krusial untuk memastikan brand promise AIA akan terus sejalan dengan berbagai inovasi dan teknologi yang tengah AIA kembangkan,” kata Presiden Direktur AIA, Sainthan Satyamoorthy.

Sepanjang 2020 AIA berhasil mencatatkan pertumbuhan bisnis yang positif berkat fokus pada solusi proteksi untuk nasabah di tengah pandemi. AIA mengumpulkan aset sebesar Rp 53,3 triliun, meningkat dari periode yang sama di tahun lalu yaitu Rp50 triliun juga mencatatkan pendapatan premi sejumlah Rp13,5 triliun dengan rasio pencapaian solvabilitas hingga 630% jauh melebihi ketentuan pemerintah sebesar 120%. Hal ini menunjukkan tingkat kemampuan AIA yang mampu memenuhi kewajibannya dalam jangka panjang termasuk melindungi seluruh nasabah.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)