Inilah Penguasa Pasar AC Inverter di Indonesia

Seungmin Park, President Director LG Electronics Indonesia (kiri) disela-sela peluncuran AC Inverter DualCool di Jakarta

Permintaan AC inverter terus mengalami pertumbuhan. Hingga Juni tahun ini pertumbuhannya mencapai 75%. Berdasarkan data Growth from Knowledge (GfK), di Indonesia AC Inverter didominasi 4 pemain besar seperti LG, Panasonic, Daikin dan Sharp. Hal ini tercermin dari marketshare yang dikuasai masing-masing merek dimana tahun lalu LG menguasai marketshare 35,8%, Panasonic (29,0%), Daikin (19,3%) dan Sharp (9,3%).

Tahun ini penetrasi AC inverter mengalami pertumbuhan sangat pesat. Hingga Juni lalu LG menguasai pangsa pasar sekitar 63,32%, Panasonic (18,6%), Daikin (9,9%) dan Sharp (6,7%). Untuk mempertahankan posisinya sebagai market leader LG terlihat gigih berinovasi pada penyejuk ruangan berbasis teknologi ini. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran varian anyar AC inverter milik yaitu AC LG DUALCOOL with Watt Control.

Menurut Seungmin Park, Presiden Direktur LG Electronics Indonesia, dengan mengusung jargon Hemat Berlipat, generasi AC LG DUALCOOL dikenal bisa hemat listrik hingga 70% dibanding AC non inverter. "Keberhasilan LG melakukan inovasi berbasis teknologi inverter yang hemat listrik memberi keunggulan AC LG Dualcool with watt control pada pengaturan besaran watt,” ujar Seungmin.

Dimas Anugra Raditya, Product Marketing RAC LG Electronics Indonesia, menambahkan inovasi watt control ini, dilakukan menyesuaikan dengan karakter iklim Indonesia. Berada pada belahan iklim tropis, membuat masyarakat Indonesia mengalami perputaran fluktuasi suhu nyata sepanjang harinya. Rotasi dari sejuk di kala pagi dan menjadi cenderung panas saat siang hingga kembali sejuk menjelang tidur malam, memberikan peluang bagi pengguna untuk melakukan pengaturan daya listrik menyesuaikan dengan perubahan suhu lingkungan.

AC LG Dualcool with watt control diharapkan mampu menjangkau calon pengguna dengan ragam kebutuhan berbeda. Untuk seri terbaru ini tersedia tiga kategori yaitu Eco, Smart dan Deluxe Air Purifying dengan pembeda pada kelengkapan fitur pendukung. Kapasitas pendinginan ½ PK hingga 2 PK, harga jualnya sekitar Rp 3,6 juta-Rp 7,6 juta/unit.

LG pun melengkapi berbagai fitur istimewa di dalamnya. Termasuk di dalamnya yaitu JetCool, Ionizer dan SmartThinQ™. Sesuai namanya, fitur JetCool untuk mempersingkat proses pendinginan ruang.

Sedangkan fitur SmartThinQ™ hadir menjadi jawaban LG atas gaya hidup modern dengan mobiltas tinggi saat berhadapan dengan kebutuhan kendali perangkat elektronik di rumah. Dengan wifi router, kemudian tinggal mengunduh aplikasi SmartThinQ™ ini pada smartphone, baik berbasis Android maupun iOS, memungkinkan pengguna memberi berbagai perintah kendali jarak jauh untuk tiap unit air conditioner pada masing-masing ruang dalam rumah.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)