Inovasi DNAku Mudahkan Tes Genetika Secara Online

Terobosan layanan DNAku berhasil mengubah cara pemeriksaan DNA yang tidak lagi konvensional, tapi tes genetika itu berbasis internet. Bagaimana caranya?

Di era digital atau VUCA (volatility, uncertainty, complexity, & ambiguity) ini, kemajuan teknologi mendisrupsi banyak aspek kehidupan manusia. Mulai dari bidang telekomunikasi, perbankan, pendidikan, marketing, kesehatan hingga gaya hidup. Di bidang kesehatan, termasuk mengubah cara pemeriksaan tes DNA yang lebih canggih dan kekinian.

Adalah PT Global Genetika Indonesia (Genetics Indonesia) yang memelopori kehadiran tes DNA secara online melalui layanan DNAku. “DNAku adalah layanan pemeriksaan genetika berbasis internet pertama di Indonesia yang menerjemahkan informasi DNA menjadi profil genetik yang mudah dipahami,” ujar Simon, Direktur Genetics Indonesia.

Selama ini selain sidik jari, semua bagian tubuh dapat digunakan untuk sampel tes DNA. Salah satu contohnya adalah buccal swab atau usapan mulut pada pipi sebelah dalam, darah, kuku, rambut beserta akarnya, atau menggunakan darah sebanyak 2ml sebagai sumber DNA. Tapi untuk darah, sel darah yang digunakan adalah darah putih, bukan sel darah merah. Ini karena sel darah merah tidak memiliki inti sel.

Namun, saat ini proses tes DNA sudah bisa lebih mudah dilakukan dengan sentuhan berbasis internet dari layanan DNAku. Kita lebih mudah mengaksesnya lewat gawai, seperti smartphone, PC, atau tablet.

Sebelum lebih jauh membahas tes genetika, alangkah baiknya kita pahami dulu, apa sih DNA? Berdasarkan literatur berbagai sumber, DNA atau Deoxyribo Nucleic Acid adalah asam nukleat yang menyimpan semua informasi tentang genetika. DNA inilah yang menentukan jenis rambut, warna kulit, dan sifat-sifat khusus manusia. Setiap orang memiliki DNA yang unik. Pada prinsipnya, DNA adalah materi genetik yang membawa informasi yang bisa diturunkan. Di dalam sel manusia, DNA bisa ditemukan di dalam inti sel dan di dalam mitokondria.

Untuk metode yang digunakan dalam tes DNA adalah dengan mengidentifikasi sel DNA itu sendiri. Di dalam inti sel, DNA membentuk satu kesatuan untaian yang disebut kromosom. Setiap sel manusia yang normal memiliki 46 kromosom yang terdiri dari 22 pasang kromosom somatik dan 1 pasang kromosom sex (XX dan XY). Inti sel inilah yang akan diteliti sebagai metode untuk mengidentifikasi, menghimpun, dan menginventarisir sel-sel khusus yang dimiliki tubuh.

Pendapat Simon memperkuat teori DNA tersebut. “Tiap individu adalah hasil perpaduan genetik dan gaya hidup. Karena tidak ada satupun manusia dengan profil genetik yang sama, maka gaya hidup yang optimal pun akan berbeda-beda,” ungkapnya di hadapan awak media di Lalla Restaurant, Capital Place, Jakarta (15/8/2019).

Dari variasi profil orang yang begitu banyak, tentu memberi kerumitan tersendiri dalam memilih berbagai rekomendasi yang tepat untuk diri kita. Baik dari segi kesehatan maupun gaya hidup. Layanan DNAku hadir dan menjawab segala kerumitan dari persoalan tersebut.

Dengan tes DNA, kita juga bisa mengetahui kebutuhan vitamin serta kecenderungan metabolisme tubuh yang berbahaya bagi kesehatan.

Apa saja manfaat tes DNA?

Erlin Soedarmo, Manajer Laboratorium Genetics Indonesia, mengungkapkan bahwa saat ini dengan cara tes DNA, kita juga bisa mengetahui kebutuhan vitamin serta kecenderungan metabolisme tubuh yang berbahaya bagi kesehatan. Jika sudah ketahuan dari pemeriksaan gen tersebut, maka kita dapat menerapkan gaya hidup sehat sesuai dengan kondisi genetika masing-masing,

Lantas, seperti apa keunggulan layanan DNAku?

“DNAku akan memberi laporan menyeluruh mengenai kecenderungan tubuh dan risiko masalah kesehatan serta rekomendasi gaya hidup yang tepat berdasarkan struktur DNA masing-masing individu. Intinya, bersama DNAku, kilen akan mendapatkan informasi profil genetik guna menentukan gaya hidup yang tepat, risiko kesehatan yang mengancam, serta mencapai kondisi tubuh yang Anda idamkan,”jelas Simon yang akif mengampanyekan #KenalininiDNAku ke publik.

Untuk jenis pemeriksaan atau modul yang ditawarkan oleh DNAku berupa lima macam pemeriksaan: Pertama, kulit. Manfaatnya adalah untuk mengetahui jenis kulit, risiko berbagai jenis kelainan kulit, serta kebutuhan vitamin.

Kedua, pemeriksaan kesehatan. Tujuannya untuk mengetahui kecenderungan metabolisme tubuh yang bisa berbahaya bagi kesehatan dan respons terhadap jenis makanan tertentu atau alergi.

Ketiga, olahraga. Untuk memahami jenis olahraga yang paling sesuai untuk kita, risiko cedera, dan irama sirkadian.

Keempat, nutrisi & diet. Untuk mengetahui jenis makanan yang berpengaruh besar pada berat badan, kecenderungan obesitas, dan respons olahraga terhadap berat badan.

Kelima, ancestry. Manfaatnya untuk mengetahui asal muasal leluhur. Pengetahuan ini juga dapat digunakan dalam keseharian, seperti kemampuan bersosialisasi.

Bagaimana cara melaksanakan uji genetika sendiri secara online lewat layanan DNAku? Simon menjelaskan, mula-mula buat akun pada alamat https://dnaku.id dan lakukan pembelian, kit pengambilan sampel akan langsung dikirimkan ke rumah kita. Langkah kedua, pengambilan sampel hanya perlu dilakukan satu kali dan oleh diri sendiri. Gunakan kit untuk mengambil sampel DNA pada lapisan dalam pipi. Selanjutnya, kirimkan sampel DNA Anda ke lab DNAku. Lalu, hasil akan diterima via online, dengan mengakses web DNAku. Jadi, mudah bukan dan efisien karena kita tidak perlu datang langsung ke laboratorium.

Apalagi, kata Simon, pemeriksaan hasil laboratorium tidak perlu dibawa ke luar negeri, sehingga lebih cepat dan akurat. “Karena Genetics Indonesia sudah memiliki mesin sendiri yang canggih dengan standar internasional. DNAku didukung oleh BINUS Artificial Inteligence Research & Development Center. Binus AI R&D secara aktif membantu pengembangan otomatisasi DNAku dan akan mengembangkan teknologi AI untuk analisa profil genetika yang lebih mendalam,” ungkap Simon menegaskan.

Keberhasilan tes DNA adalah 100 persen akurat bila dikerjakan dengan benar. Di Genetics Indonesia, proses ekstraksi dan sequencing DNA akan dilakukan oleh para ahli yang telah teruji dan memiliki banyak pengalaman di bidang molekuler. Untuk analisis data, tidak tanggung-tanggung DNAku bekerja sama dengan perusahaan bioinformatika internasional yang selalu mengikuti perkembangan riset terbaru.

Kepada para klien layananan DNAku, Simon berpesan tidak perlu khawatir terhadap keamanan data hasil laboratorium. “Kerahasiaan data klien akan terjamin aman. Kami pasti patuhi international consent procedure. Kami memberikan pilihan pada pengguna, apakah setuju atau tidak data mereka untuk penelitian. Jika setuju, maka data individu akan kami gunakan. Itupun penelitian yang sifatnya per grup sebagai sampel, bukan orang per orang,” paparnya.

Target pasar layanan DNAku yang diincar adalah masyarakat, terutama profesional muda umur 25-45 tahun dan tertarik untuk mengetahui gaya hidup yang optimal berdasarkan profil genetik masing-masing.

Biaya pemeriksaan DNAku diklaim Simon terjangkau. Layanan pemeriksaan genetika baru ini resmu diluncurkan oleh Genetics Indonesia, pada tanggal 17 Agustus 2019 bertepatan dengan HUT Republik Indonesia. Hal tersebut sekaligus sebagai momen perayaan kemajuan teknologi di bidang molekuler. “Menariknya, ada diskon 45% untuk pembelian Kit DNAku senilai Rp 1,4 juta dan masing-masing modul senilai Rp 499 ribu,” kata dia.

Simon mengatakan, Genetics Indonesia adalah perusahaan bioteknologi karya anak bangsa yang berfokus pada layanan kesehatan berbasis genetika molekuler. Sejak didirikan tahun 2016, perseroan merupakan laboratorium genetika swasta pertama yang memiliki teknologi Next Generation Sequencing (NGS).

“Layanan DNAku menggunakan teknologi dari Illumina, salah satu perusahaan terdepan bidang genetika molekuler di Amerika Serikat. DNAku adalah perusahaan pertama yang menggunakan microarray yang dirancang khusus oleh Illumina untuk populasi,” ujar Simon meyakinkan.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)