Inovasi Kisaku di Hari Jadi Ke-2

Pandemi memberikan banyak dampak negatif pada perekonomian di Indonesia, terutama bisnis kuliner. Survei Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) terhadap 9.000 restoran di Indonesia menyebut, lebih dari 1.000 restoran tutup karena sepinya pengunjung serta pembatasan jam operasional.

Mengembangkan bisnis kuliner di masa ini tentu memiliki banyak tantangan, tapi inovasi produk disertai kolaborasi dengan sesama pebisnis lokal membuat perjalanan terasa lebih mudah. Inilah yang dilakukan oleh Kisaku. Dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-2, Kisaku terus berinovasi mengembangkan produk dengan memperkenalkan drip bag coffee.

Catherine Halim, Co-founder & Marketing Director Kisaku menyampaikan, inovasi produk yang dilakukan secara berkala akan mendorong percepatan pertumbuhan bisnis melalui perluasan target pasar, peningkatan daya saing terhadap kompetitor, serta kemampuan mengikuti perkembangan zaman. Tanpa inovasi, pebisnis akan terus berada di zona nyaman sehingga lupa bahwa kemajuan usaha tidak hanya tergantung pada penjualan semata.

"Dua tahun kami mewarnai industri kopi di Indonesia dan 75% diantaranya harus kami jalankan di masa pandemi. Selama masa tersebut kami berusaha melakukan inovasi produk, agar bisa terus memenuhi kebutuhan target pasar,” katanya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (01/09/2021).

Kisaku melihat betapa pandemi membuat banyak orang membatasi aktivitas di luar rumah. Di sisi lain, penikmat kopi ingin tetap menikmati kopi berkualitas yang biasanya dihasilkan oleh kedai kopi dengan mesin pembuat kopi khusus. Oleh karena itu, Kisaku memperkenalkan drip bag coffee, yang menawarkan kepraktisan tanpa harus berkompromi dari segi kualitas.

Raline Shah, Co-founder & Commercial Director Kisaku berharap, inovasi tersebut dapat mendorong pertumbuhan Kisaku yang mengalami penurunan penjualan selama pandemi. "Dua outlet kami berada di area perkantoran sehingga traffic melalui dua lokasi itu sangat minim. Oleh karena itu, kami mencari cara bagaimana Kisaku bisa dinikmati di rumah. Selain membuat packaged yang 1 liter, kami ingin konsumen merasakan fresh coffee buatan sendiri. Itulah mengapa kami membuat drip bag coffee," jelas Raline.

Drip bag coffee tersebut menggunakan racikan kopi Arabika khas Kisaku (50% Aceh Gayo dan 50% Flores Bajawa). Dijual dalam dua paket, isi lima (Rp65.000) dan isi 10 (Rp120.000), produk terbaru ini bisa dibeli di ketiga gerai Kisaku dan website resmi perusahaan, pedagang online (Gofood, Grabfood, ShopeeFood) serta e-commerce (Tokopedia dan Blibli).

Menariknya, kali ini Kisaku juga membuka kesempatan bagi konsumen yang berada di luar Indonesia untuk memesan produk drip bag coffee melalui website resmi Kisaku. "Ini salah satu cara kami untuk mencoba market di luar negeri. Bahkan, sebelum kita launching saja sudah banyak teman-teman di Singapura dan Thailand yang ingin mencoba drip bag coffee Kisaku. Tapi untuk saat ini, kami menargetkan negara-negara Asia Tenggara dulu," kata Catherine.

Selain ekspansi dan terus melakukan kolaborasi dengan UMKM, Kisaku menargetkan pembukaan 8 gerai baru hingga Kuartal I 2022. "Kami akan terus melakukan kolaborasi dengan UMKM. Apalagi di dua tahun terakhir ini banyak sekali brand lokal yang bagus. Selain itu, kami juga ingin melakukan ekspansi dengan membuka cabang baru, saat ini kami sedang proses," tutur Catherine.

Kisaku tak memungkiri bahwa persaingan di industri kopi terbilang cukup ketat. Namun dengan ketekunan dan inovasi, Raline optimistis ke depan Kisaku akan menjangkau pasar yang lebih besar. "Betul industri kopi memang cukup kompetitif tetapi akan selalu ada orang yang membutuhkan kopi setiap hari. Karena saat ini kopi sudah menjadi kebutuhan, jalan ke kedai kopi itu sudah menjadi ritual," tambah Raline.

Dalam rangka ulang tahun kedua Kisaku juga memperkenalkan drip bag coffee kemasan khusus isi 10, yang diproduksi secara terbatas serta memiliki desain boks elegan. Mendekatkan diri dengan pelanggan adalah tujuan berikutnya. Oleh karenanya Kisaku berkolaborasi dengan produsen pillow cakes dan Sando Biscuits Momoiro, agar pelanggan bisa membeli drip bag coffee isi lima di beberapa cabang Momoiro yang berlokasi di Mal Grand Indonesia, Mal Kota Kasablanka, Mal Pondok Indah, Mal Central Park, dan Lippo Mall Puri.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, Kisaku juga ingin berbagi kebahagiaan melalui kompetisi media sosial berhadiah uang tunai jutaan rupiah. Kompetisi ini diadakan pada 1 – 30 September 2021. Selain kompetisi media sosial, Kisaku juga mengadakan empat aktivitas mingguan yang terbuka untuk masyarakat umum melalui kanal Instagram, diantaranya kelas pernapasan dan peregangan bersama Adinda Sukardi, kelas perencanaan keuangan bersama Aliyah Natasya, melas journaling bersama Raden Prisya, serta kelas nutrisi bersama Alvina Olivia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)