Investasi Kapal Api pada Kualitas Produknya

Paulus Nugroho Managing Director PT Santos Jaya Abadi (Kapal Api), Paulus Nugroho.

Teknologi dan proses produksi menjadi bagian yang selalu dikembangkan oleh PT Santos Jaya Abadi (Kapal Api).

Perusahaan ini menjadi pabrik kopi pertama di Indonesia yang menggunakan drum roaster buatan Eropa, di mana saat era tahun 1980-an masih memakai mesin goreng tradisional. Ini menjadi salah satu bentuk inovasi yang dilakukan Kapal Api.

Menjunjung tinggi kualitas menjadi tanggung jawab perusahaan dalam memberikan layanan kepada konsumen. “Dari awal kami memandang bahwa branding itu bukan biaya, tetapi investasi di benak konsumen. Melakukan proses bisnis dengan merekrut tenaga-tenaga professional sebagai key person,” ungkap Managing Director PT Santos Jaya Abadi (Kapal Api), Paulus Nugroho. Kapal Api juga merupakan perusahaan kopi pertama yang beriklan di televisi, saat itu hanya TVRI.

Transformasi dilakukan oleh Kapal Api di sisi internalnya.  Caranya, merekrut tenaga profesional sejak tahun 90-an. Konsistensinya untuk bergerak di bidang produksi kopi ditekuni, sehingga mencapai posisi seperti sekarang ini. “Benar-benar fokus. Kami mendirikan sister company dengan manajemen yang terpisah untuk bidang-bidang yang masih berhubungan, seperti PT Excelso Multi Rasa, PT Fastrata Buana, PT Santos Premium Creamer dan sebagainya,” ujarnya. Transformasi dilakukan secara evolusioner, bertahap, dan kaizen. Bukan re-engineering seperti manajemen Barat.

Eksisnya keberadaan Kapal Api tak pelak dari budaya perusahaannya yang unik. Di satu sisi perusahaan tetap mempertahankan budaya kekeluargaan sebagai soul of the company. Namun tetap mengedepankan profesionalitas dalam melakukan bisnis prosesnya. Menyeimbangakan kedua sisi yang terlihat kontradiktif ini yang menjadi formulanya selama ini. “Kami menerjemahkan kekeluargaan sebagai we are connected each other with heart, because all of them are a part of the family. Bonding with our heart, doing every step of business process profesionally. This is the main key,” tambahnya.

Pengembangan SDM dengan mendorong learning and teaching organization melalui pengirima karyawan untuk mengikuti training. SJA Learning Centre juga telah dibangun dengan menggunakan e-learning sebagai sarana. Teknologi terdepan selalu digalakan, saat ini penggunaan robot dalam manufacturing process dilakukan SJA. Sertifikasi ISO, GMP, HSE dan juga mengintegrasikan Risk Management dalam setiap proses bisnisnya menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan.

Kualitas merupakan competitive advantage, karena itu  Kapal Api berani berinvestasi besar dengan penggunaan coffee roasting canggih buatan Eropa.  Untuk itu, perusahaan membentuk jaringan distribusi sebagai salah satu kunci keberhasilan penjualan.

“Kami percaya yang dilakukan itu investasi. Saat krisis moneter 1998, Kapal Api tetap mempertahankan kualitas secara konsisten dengan mengurangi margin perusahaan demi menyesuaikan harga agar terjangkau konsumen. Sebaliknya, perusahaan lain mengambil langkah menurunkan kualitas demi menjaga margin perusahaan,” ungkap Paulus.

Kini, Kapal Api memiliki multi brand yang menargetkan pada segmen market tertentu dengan sangat fokus dan tajam. Setiap brand memiliki personality dan peran yang berbeda sesuai dengan segmennya.

Nilai perusahaan yang diusung oleh Kapal Api yaitu customer focus, work excellence, integrity, team work, dan continous learning. Berkat nilai-nilai yang diwujudkan dalam menjalankan bisnisnya, Kapal Api mampu memiliki positioning dengan market share di atas 60% di Indonesia.

Kapal Api juga berhasil menjadi salah satu coffee roaster terbesar di Asia dan melakukan ekspor ke lebih dari 20 negara. Karyawan pabrik mencapai hampir 10 ribu orang. Ini menjadi bukti kontribusi perusahaan terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia cukuplah signifikan. Ke depannya, Kapal Api akan memperkuat ekspor ke mancanegara.

 

Reportase: Sri Niken Handayani

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)