Investasi Rp 2 Triliun, Superblok Pesona City Siap Beroperasi Tahun 2018

Kota Depok bakalan makin ramai dan macet nanti. Lihat saja di kawasan Jalan Raya Margonda, banyak mal, pusat perbelanjaan dan apartemen baru yang didirikan. Nah, tahun depan, Depok akan memiliki satu lagi kawasan superblok yang siap beroperasi, yaitu superblok Pesona City. Rencananya di kawasan ini akan ada mal, apartemen serta perkantoran yang dibangun oleh PT Menara Depok Asri sebagai developer.

(kanan ke kiri) Alwi Bagir Mulachela, Direktur Utama PT Menara Depok Asri dan Muchsin Alatas, Direktur Marketing PT Menara Depok Asri.

Namun, PT Menara Depok Asri (MDA) jeli melihat peluang bisnis. Sehingga, proyek Pesona City seluas 4 hektare tidak berlokasi di Jalan Raya Margonda yang sudah sesak, tapi terletak di Jalan H. Juanda, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, yang masih sepi dan banyak lahan kosong.

Lokasi Pesona City memang strategis. Letaknya di sisi jalan tol Cijago (Cinere- Jagorawi) yang menghubungkan Depok dengan Jakarta dan Bogor. Juga, mudah diakses dari Tol JORR dan berlokasi tidak jauh dari pusat bisnis Jakarta Selatan di ruas TB Simatupang serta rencana pembangunan LRT (Light Rail Transit) di Cimanggis.

“Kami sedang mengebut pembangunan proyek superblok Pesona City. Tahap pertama dibangun mal Pesona Square (1,8 hektar) setinggi 5 lantai yang mencakup luasan 42 ribu m2 dan 1.500 lot parkir kendaraan. Pondasi mal sudah rampung menyusul pengerjaan struktur, arsitektur dan plumbing. Kami targetkan tahun 2018 bisa beroperasi,” ujar Alwi Bagir Mulachela, Direktur Utama PT Menara Depok Asri

Menurut Alwi, sekarang Mal Pesona Square sudah 100% tersewa dengan tenant antara lain Centro, Cinema XXI, Hypermat, H&M, Amazon, Goldgym dan Premiere. Hal ini dilakukan sebagai daya tarik agar mal ramai. Sebab, untuk membuat hunian di satu lokasi baru, harus ada magnet yang mampu memunculkan crowded. Maka itu dibangun dulu mal, setelah itu menyusul apartemen.

“Kawasan Mal Margo City sudah terlalu padat dan macet. Nah, Mal Pesona Square dapat menjadi alternatif mal dengan grade lebih tinggi,” kata Alwi lagi.

Selain mal, superblok Pesona City juga akan dikembangkan tiga menara apartemen. Tahap pertama dipasarkan Tower Marrakech setinggi 43 lantai yang mencakup 1.800 unit. Pemasaran tower pertama dibagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama (600 unit) habis terjual sejak dipasarkan Desember 2015, tahap dua (600 unit) laku 30 persen dan tahap tiga belum dibuka.

Tower Marrakech ditawarkan dalam dua tipe, studio (25,39 m2), satu-dua kamar (45 -50,99 m2) seharga Rp18 juta/m2, belum termasuk pajak. “Kenaikan harga sekitar  21 persen per tahun. Harga perdananya Rp12 jutaan/m2. Pembelinya mayoritas keluarga muda mapan yang tinggal di Pasar Minggu, Kalibata, Tanjung Barat, Ragunan selain Depok dan Bogor,” jelas Alwi.

Alwi menjelaskan, apartemen ini menjadi opsi hunian kelas menengah atas di kawasan premium Depok dengan harga yang lebih terjangkau. Contoh, rumah terkecil (150 m2) di Pesona Khayangan di Jl K.H.M. Yusuf Raya, Sukmajaya, dibanderol Rp1-2,5 miliar/unit atau tipe 300-400 m2 Rp4-7 miliar/unit, tergantung luas dan kondisi bangunan. “Kami optimis harga unit apartemen kami Rp450 jutaan masih sangat rasional,” ungkapnya.

Kapitalisasi tahap pertama penjualan Tower Marrakech sendiri mencapai Rp300 miliar. MDA menyiapkan dana Rp2 triliun untuk mengembangkan seluruh proyek di Pesona City. Pembiayaannya sebesar 70 persen dari Bank BTN, sisanya dari internal dan penjualan.

MDA menggandeng biro arsitektur Airmas Asri untuk menangani arsitektur apartemen dan Cushman & Wakefield untuk mengelola malnya. Mal akan terhubung dengan jembatan (sky walk). Anak Sungai Ciliwung yang berada di tengah-tengah akan dikelola agar bisa dijadikan nilai tambah proyek. “Lokasi proyek kami nantinya hanya 150 meter dari Exit Tol terdekat Cijago, di dekat Soto Kudus perempatan lampu merah Jl Raya Margonda-Juanda. Kami belum tahu nama pintu keluarnya apa,” terangnya.

Ke depan, MDA juga akan membangun apartemen premium di atas office boutique di tower ketiga (Atlas).

Selain Pesona City, MDA juga fokus mengembangkan beberapa perkantoran, perumahan dan apartemen lain di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek), seperti apartemen Grand Cut Meutia di Bekasi Barat, Arkadia Office Park di Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Pakubuwono Terrace di Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dan sebagainya. “Kami juga tengah siapkan proyek CBD seluas 12 hektar di Cilandak KKO dan Apartemen 6.000 m2 di Fatmawati, Jakarta Selatan,” jelas Alwi.

Bagaimana prospek superblok Pesona City? Bagi pengamat properti, Lini Djafar, Direktur Retail Cushman & Wakefield Indonesia, sektor pusat belanja dan ritel di Depok saat ini masih sangat potensial digarap. Dengan konsep superblok, kehadiran pusat belanja akan menjadi daya dorong potensi bisnis apartemen dan komersial di kawasan tersebut. Keunggulan pertama, aksesnya jelas menguntungkan karena dekat dengan tol. Kedua, Jalan H. Juanda masih dekat dengan kawasan pusat bisnis Depok. (***)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)