Jakarta Selatan Jadi Tempat Favorit Pemburu Properti

Meski mengalami penurunan dibandingkan dengan dua tahun yang lalu, saat ini sektor properti masih diminati oleh masyarakat. Bagaimana tidak, properti dapat bilang merupakan salah satu dari sekian banyak kebutuhan dasar yang wajib dimiliki. Saat ini, wilayah perkotaan masih menunjukkan gairah di sektor ini. Indikasinya terungkap dari hasil riset yang dilakukan oleh Rumah.com mengenai minat konsumen properti terhadap apartemen di kota-kota besar di Indonesia.

000829000_1449826845-080151400_1449743058-20151210-Rumah.com-Faisal-2

Data ini berdasarkan analisis perilaku pengunjung Rumah.com yang didatangi 2,2 juta pengunjung dengan total 13,5 juta pageviews setiap bulan dan lebih dari 370.000 properti, seperti rumah, tanah, ruko dan apartemen selama April hingga Juni 2016. Dari data tersebut, Rumah.com menemukan bahwa secara keseluruhan, apartemen-apartemen di kawasan Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara masih memiliki magnet yang sangat kuat bagi para pencari properti di Indonesia. Namun, dominasi masih dipegang oleh Jakarta Selatan dalam menarik minat para pencari apartemen di Indonesia.

Tingginya minat pencari apartemen di wilayah Jabodetabek antara lain disebabkan oleh adanya perbaikan dalam fasilitas transportasi yang akan dilaksanakan dalam beberapa waktu kedepan. Wasudewan, Country Manager Rumah.com menyebutkan bahwa adanya rencana pembangunan infrastruktur di kawasan perkotaan tentunya menjadi nilai tambah.

“Fasilitas transportasi yang semakin baik seperti akan adanya Mass Rapid Transport akan menjadikan apartemen di Jakarta semakin diincar oleh para investor dan pengguna yang tak ingin tinggal jauh dari tempat bekerja. Keuntungan lain bagi para penghuni apartemen di kawasan ibukota, mereka juga dekat berbagai fasilitas dan infrastruktur yang telah mapan, seperti mal, sekolah dan tol dalam kota.” ujar Wasudewan

Di luar Jabodetabek, Bandung dan Surabaya memiliki daya tarik luar biasa bagi para pencari apartemen. Selain relatif dekat dengan Jakarta, infrastruktur di Bandung pun semakin baik dengan rencana kereta cepat Jakarta-Bandung. Di sisi lain, konsep smart city yang diusung Ridwan Kamil, Walikota Bandung, juga menarik bagi para warga Bandung atau investor properti. Salah satu inovasi menarik yang sudah diimplementasikan saat ini adalah aplikasi Media Social Mapping yang mampu menangkap percakapan warga Bandung di media social, sehingga pemerintah setempat dapat mengetahui keluhan warga terkait dengan infrastruktur. Nantinya. Bandung akan memiliki sekitar 1.000 aplikasi yang ditujukan untuk memudahkan pelayanan kepada warga.

Sebagai kota terbesar dan terpadat setelah DKI Jakarta, Wasudewan menyebutkan bahwa pasokan apartemen di Surabaya akan semakin bertamba, terutama daerah Surabaya Timur dan Surabaya Barat. Sementara itu, dengan perkembangan kawasan industri dan dekat dengan Singapura, apartemen di Batam juga semakin dicari.

“Harga properti di Batam relatif lebih murah daripada kawasan lain di dekatnya, seperti Singapura dan Johor, Malaysia. Ini pula yang mendorong para pengembang besar seperti Sinar Mas Land, Agung Podomoro Land, Grup Ciputra masuk wilayah Batam. Tak mengherankan, Batam mencatat pertumbuhan harga tertinggi, 11,26%, sepanjang kuartal II 2016 berdasarkan survey Bank Indonesia,” tambah Wasudewan. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)